Tag: makanan modern

Sejarah Singkat Kuliner Khas Palembang yang Bernama Pempek

Pempek adalah salah satu kuliner khas Indonesia yang berasal dari Palembang, Sumatra Selatan, dan kini telah dikenal luas di berbagai penjuru Nusantara. Terbuat dari campuran ikan dan sagu, pempek memiliki tekstur kenyal yang khas dan disajikan bersama kuah cuko—saus berwarna gelap yang memadukan rasa asam, manis, dan pedas secara harmonis.

Menurut kisah yang berkembang, pempek telah ada sejak ratusan tahun lalu. Hidangan ini awalnya dibuat sebagai cara masyarakat Palembang memanfaatkan hasil tangkapan ikan dari Sungai Musi, yang kemudian diolah agar lebih tahan lama. Seiring waktu, pempek tidak hanya menjadi makanan sehari-hari, tetapi juga menjelma menjadi simbol kuliner Palembang yang bertahan lintas generasi dan terus digemari hingga hari ini.

 

Awal Mula Pempek

Pempek adalah makanan khas Palembang yang sudah dikenal sejak masa Kesultanan Palembang Darussalam. Terbuat dari ikan gabus atau tenggiri yang diolah bersama tepung tapioka, pempek biasanya disajikan dengan mi kuning, potongan timun, dan kuah khas yang terbuat dari cuka, gula merah, serta rempah penyedap. Cita rasanya yang khas dan kuah cuko-nya yang kuat menjadikan pempek sebagai salah satu hidangan paling ikonik dari Sumatra Selatan.

Konon, asal mula pempek bermula dari seorang Tionghoa tua (apek) yang prihatin melihat ikan hasil tangkapan Sungai Musi yang melimpah namun tidak diolah secara optimal. Ia kemudian mencoba mengolah ikan tersebut bersama tepung tapioka, dan lahirlah menu baru yang dikenal sebagai “kelesan” pada masa itu. Nama “kelesan” berasal dari kata dikeles, yang berarti tahan lama disimpan—sesuai dengan sifat pempek yang awet.

Seiring waktu, makanan ini mulai dikenal luas di masyarakat. Karena dijajakan oleh para pedagang Tionghoa yang dipanggil “Apek” atau “Empek”, masyarakat pun mulai menyebut hidangan ini sebagai pempek. Sejak saat itu, pempek tidak hanya dikenal sebagai makanan adat dalam Rumah Limas, tetapi juga berkembang menjadi simbol kuliner Palembang yang mendunia.

 

Jenis Jenis Pempek Di Masa Kini

1. Pempek Kapal Selam

Paling ikonik, berisi telur ayam utuh yang dibungkus adonan ikan. Ukurannya besar dan sangat mengenyangkan.

2. Pempek Lenjer

Bentuknya panjang tanpa isian. Teksturnya lembut dan cocok dicocol kuah cuko.

3. Pempek Kulit

Dibuat dari daging dan kulit ikan. Warnanya lebih gelap, dengan rasa ikan yang lebih kuat.

4. Pempek Adaan

Berbentuk bulat seperti bakso, dicampur daun bawang, digoreng renyah di luar, lembut di dalam.

BACA JUGA: Rekomendasi Restoran Terbaik Yang Ada Di Negara Brazil, Wajib Anda Kunjungi!

Sejarah Awal Mula Hidangan Rendang Khas Indonesia yang Kini Mendunia

Rendang bukan hanya hidangan khas Indonesia, tetapi juga sebuah warisan budaya yang kaya akan nilai sejarah dan filosofi. Berasal dari ranah Minangkabau, Sumatra Barat, rendang awalnya diciptakan sebagai bekal perjalanan jauh, berkat daya tahannya yang luar biasa dalam kondisi tanpa pendingin. Namun, lebih dari itu, proses memasak rendang yang memakan waktu berjam-jam mencerminkan nilai-nilai mendalam seperti kesabaran, ketekunan, kebersamaan, dan kearifan lokal.

Seiring waktu, kelezatan rendang menembus batas geografis dan budaya, menjadikannya salah satu kuliner paling ikonik dari Indonesia di mata dunia. Dari dapur tradisional Minang hingga restoran-restoran internasional, rendang tetap setia pada cita rasa rempahnya yang kompleks dan filosofi di balik setiap lapisan rasanya. Lantas, bagaimana kisah awal mula rendang hingga akhirnya mendunia dan diakui sebagai salah satu makanan terenak di dunia? Mari kita telusuri jejak sejarahnya lebih dalam.

 

Mengenal Asal Usul Rendang

Kata “rendang” berasal dari bahasa Minangkabau, yakni “randang”, yang merujuk pada proses memasak marandang—mengaduk daging bersama santan dan rempah-rempah selama berjam-jam hingga kering, pekat, dan kaya rasa. Proses ini bukan hanya soal teknik, tapi juga simbol nilai kesabaran dan kebersamaan dalam budaya Minang.

Rendang diperkirakan muncul pada era Kerajaan Pagaruyung (abad ke-14), dan bukti tertulisnya ditemukan dalam naskah Melayu abad ke-19 yang menjelaskan teknik memasaknya. Meski berasal dari Minangkabau, pengaruh budaya Arab dan India turut memperkaya cita rasa rendang melalui jalur perdagangan yang melintasi Sumatra.

Popularitas rendang kini telah menembus batas negara. Pada 2011, CNN International menobatkannya sebagai makanan terenak di dunia. Meski sempat muncul klaim dari negara lain, sejarah dan tradisi panjang masyarakat Minangkabau menunjukkan bahwa rendang adalah bagian tak terpisahkan dari warisan budaya Indonesia.

 

Filosofi Dalam Rendang

Rendang bukan hanya sajian lezat, tapi juga sarat makna filosofis bagi masyarakat Minangkabau. Hidangan ini merepresentasikan nilai musyawarah dan mufakat, yang tercermin melalui empat bahan utamanya:

  • Daging (dagiang) melambangkan niniak mamak atau pemimpin adat,

  • Kelapa (karambia) melambangkan cadiak pandai atau kaum intelektual,

  • Cabai (lado) melambangkan alim ulama,

  • Bumbu (pemasak) mewakili masyarakat Minang secara keseluruhan.

Secara tradisi, rendang disajikan pada berbagai perayaan adat Minangkabau, seperti kenduri atau penyambutan tamu kehormatan. Seiring waktu, rendang juga menjadi menu khas saat hari raya keagamaan, seperti Idul Fitri dan Idul Adha. Kini, hidangan ini dapat dinikmati kapan saja di berbagai rumah makan Padang yang menyajikannya dengan kekhasan masing-masing.

BACA JUGA: Sejarah Singkat Kuliner Khas Palembang yang Bernama Pempek

Restoran Indonesia Terbaik yang ada Di Amerika Serikat, Dijamin Memuaskan Rasa Kangenmu

Jauh dari tanah air bukan berarti harus jauh dari cita rasa Indonesia. Di Amerika Serikat, kerinduan akan masakan nusantara bisa terobati. Lewat sejumlah restoran Indonesia yang menyajikan hidangan autentik dengan rasa yang menggugah selera. Dari aroma rempah yang kaya hingga sajian legendaris seperti rendang, sate, dan nasi goreng. Restoran-restoran ini telah menjadi tempat pelarian favorit bagi siapa pun yang rindu masakan rumah.

Baik kamu sedang berada di Amerika atau sedang merencanakan kunjungan. Restoran-restoran ini siap menghadirkan kehangatan rasa khas Nusantara di tengah hiruk-pikuk negeri rantau. Berikut ini adalah rekomendasi restoran Indonesia terbaik di Amerika Serikat yang wajib kamu coba. Dijamin bisa mengobati rasa kangen dan memuaskan selera.

 

Simpang Asia

Di jantung Los Angeles, terdapat sebuah restoran Indonesia yang telah mencuri hati banyak pecinta kuliner—baik warga lokal maupun turis asing. Bernama Simpang Asia, restoran ini dikenal karena menyajikan ragam hidangan khas Indonesia dengan cita rasa autentik yang menggugah selera. Mulai dari nasi bungkus, sate, mi tek-tek, hingga opor ayam. Semua disajikan dengan rasa yang mengingatkan pada masakan rumah.

Salah satu menu andalannya adalah rendang—daging empuk berpadu dengan rempah-rempah kaya yang meresap sempurna, membuat siapa pun sulit melupakan kelezatannya. Untuk menjaga kualitas rasa, Simpang Asia menggunakan berbagai bumbu asli khas Indonesia yang diracik secara otentik. Tak heran jika restoran ini menjadi salah satu tempat makan favorit di Los Angeles bagi mereka yang ingin mencicipi kehangatan dan kedalaman rasa kuliner Nusantara.

 

Kasih Restaurant

Di balik namanya yang “Indonesia banget”, Kasih Restaurant telah menjelma menjadi salah satu restoran Indonesia paling populer di Los Angeles. Daya tarik utamanya terletak pada kemampuannya menyajikan hidangan khas Nusantara dengan sentuhan modern yang memikat—menjadikan pengalaman bersantap tak hanya menggugah selera, tetapi juga terasa segar dan kontemporer.

Salah satu menu andalannya adalah olahan tempe yang disajikan dengan lettuce wrap—cara kreatif untuk memperkenalkan bahan tradisional Indonesia dalam format yang lebih akrab bagi lidah internasional. Tak hanya itu, Kasih Restaurant juga menyajikan deretan menu klasik lainnya seperti bakmi goreng, nasi goreng, sate ayam, dan ayam rujak. Bagi pencinta makanan nabati, tersedia pula berbagai hidangan vegan yang tak kalah lezat dan penuh rasa. Dengan perpaduan estetika modern dan kekayaan rasa nusantara. Kasih Restaurant menjadi destinasi wajib bagi siapa pun yang ingin menikmati Indonesia dalam versi yang lebih modern dan elegan.

 

Yono’s Restaurant

Terletak di Albany, New York, Yono’s Restaurant merupakan salah satu restoran Indonesia paling terkenal di Amerika Serikat. Didirikan dan dikelola langsung oleh Chef Yono Purnomo, seorang koki asal Indonesia. Restoran ini telah menjadi jembatan budaya kuliner antara Indonesia dan Amerika. Di sini, kamu bisa menikmati berbagai hidangan autentik seperti bakmi, gado-gado, rendang, dan beragam sajian khas lainnya yang dimasak dengan teknik profesional tanpa menghilangkan cita rasa aslinya.

Yono’s buka setiap hari kecuali Kamis dan Minggu, dengan jam operasional dari pukul 17.00 hingga 22.00. Suasananya elegan namun tetap hangat, menjadikannya tempat ideal untuk makan malam istimewa yang tetap menghadirkan nuansa lokal Nusantara. Jika kamu sedang berada di New York dan ingin menjelajahi kekayaan rasa Nusantara, Yono’s adalah destinasi kuliner yang wajib masuk dalam daftar kunjunganmu.

BACA JUGA: Sejarah Awal Mula Hidangan Rendang Khas Indonesia yang Kini Mendunia

Hidangan Khas Brazil yang Setidaknya Kamu Coba Sekali

Brazil memiliki kekayaan kuliner yang tak kalah memikat dibandingkan budaya dan alamnya yang memesona. Perpaduan pengaruh Eropa, Afrika, dan penduduk asli menghasilkan ragam hidangan khas yang kaya rasa, unik, dan berani. Setiap suapan menyimpan cerita—dari tradisi leluhur hingga adaptasi modern yang mencerminkan keragaman bangsa ini.

Mulai dari makanan rumahan yang sederhana hingga sajian ikonik yang mendunia. Kuliner Brazil menawarkan pengalaman yang tak mudah dilupakan. Jika kamu ingin mengenal Brasil lebih dalam melalui jalur paling menyenangkan—jalur makanan. Berikut adalah daftar hidangan khas Brasil yang setidaknya wajib kamu coba sekali seumur hidup.

 

Farofa

Terkenal karena cita rasa asapnya yang khas, farofa adalah hidangan gurih dari Brazil yang terbuat dari potongan kecil daging asap yang digoreng bersama tepung singkong. Biasanya disajikan bersama nasi dan kacang-kacangan, farofa menambahkan tekstur renyah dan rasa kaya pada hidangan lain yang cenderung lembut atau berkuah. Kombinasi ini membuat setiap suapan terasa lebih seimbang dan memuaskan.

Resep farofa sangat bervariasi, tergantung pada daerah dan preferensi pribadi—baik dari segi tingkat keasinan. Jumlah daging asap, hingga campuran rempah-rempah yang digunakan. Teksturnya pun bisa berbeda, mulai dari ringan dan kering hingga agak lembap dan berat. Farofa dapat dinikmati sebagai lauk pendamping, terutama dalam sajian barbekyu khas Brasil. Atau bahkan sebagai hidangan utama yang sederhana namun penuh rasa.

 

Moqueca

Moqueca adalah salah satu hidangan laut khas Brasil yang paling ikonik—rebusan berkuah kental yang biasanya berisi udang, ikan, atau makanan laut lainnya. Kuahnya yang kaya rasa terbuat dari perpaduan santan, minyak sayur, lada, dan rempah-rempah, diperkaya dengan potongan tomat, bawang bombay, ketumbar, dan biji annatto yang memberikan warna alami nan menggoda.

Setiap daerah di Brasil memiliki versi moqueca yang berbeda, mencerminkan keanekaragaman budaya kuliner setempat. Di Bahia, misalnya, moqueca dibuat dengan minyak kelapa sawit (dendê), paprika, dan santan—menyuguhkan rasa yang lebih eksotis dan berani. Hidangan ini biasanya disajikan bersama nasi putih dan farofa (tepung singkong panggang), menciptakan kombinasi tekstur dan rasa yang seimbang. Moqueca bukan sekadar makanan laut—ia adalah representasi rasa, budaya, dan warisan kuliner Brasil yang kaya.

 

Bolinho de Bacalhau

Bolinho de Bacalhau, yang secara harfiah berarti “bola ikan kod kecil”, adalah camilan tradisional Portugis yang telah mengakar kuat dalam budaya kuliner Brasil. Hidangan ini memikat banyak orang berkat kontras teksturnya: bagian luar yang renyah dan keemasan, dengan bagian dalam yang lembut dan gurih.

Terbuat dari ikan kod asin yang telah direbus dan dihaluskan, bolinho de bacalhau biasanya dicampur dengan kentang, telur, dan bumbu khas sebelum digoreng hingga garing. Meskipun sering disajikan sebagai hidangan pembuka, camilan ini juga nikmat disantap sebagai hidangan utama bersama nasi dan sayuran. Rasanya yang khas dan tampilannya yang menggoda menjadikannya salah satu comfort food paling populer di Brasil.

BACA JUGA: Restoran Indonesia Terbaik yang ada Di Amerika Serikat, Dijamin Memuaskan Rasa Kangenmu

Kuliner Khas London yang Wajib Kalian Coba!

London bukan hanya dikenal dengan landmark ikonik dan sejarah panjangnya, tetapi juga merupakan surga sejati bagi para pencinta kuliner. Ragam hidangan khas kota ini lahir dari perpaduan unik antara tradisi kuliner Inggris dan pengaruh budaya dari berbagai penjuru dunia. Menciptakan cita rasa yang beragam, otentik, dan menggugah selera.

Mulai dari sajian klasik yang melegenda hingga makanan sederhana yang dicintai banyak orang, kuliner khas London menyuguhkan pengalaman rasa yang tak boleh dilewatkan. Jika kamu berkesempatan mengunjungi kota ini, pastikan untuk mencicipi deretan makanan khas berikut yang akan membuat perjalananmu semakin lengkap dan berkesan!

 

Fish and chips

Fish and chips adalah salah satu pasangan kuliner paling ikonik di Inggris—sepadan dengan keju dan acar, atau teh dan kue. Kombinasi ikan goreng tepung yang renyah dan kentang goreng tebal ini telah menjadi favorit lintas generasi. Meski paling nikmat disantap sambil menikmati angin laut di tepi pantai. Kamu juga bisa menemukan versi yang tak kalah lezat di tengah kota London. Banyak “chippies” (warung fish and chips) di ibu kota yang menyajikan ikan cod goreng dengan balutan tepung garing dan kentang goreng potong besar yang sanggup menyaingi kualitas restoran tepi laut mana pun.

Fish and chips biasa disantap dengan secangkir teh kental, tapi tak sedikit pula yang menikmatinya bersama segelas bir asli Inggris. Untuk sentuhan akhir yang otentik, jangan ragu menambahkan sedikit garam dan percikan cuka malt. Meski opsional, tambahan ini dipercaya memperkaya rasa dan memberikan keseimbangan asam-gurih yang khas.

 

Sponge puddings

Puding bolu adalah suguhan manis khas Inggris yang sering menjadi penutup sempurna dalam sebuah hidangan lengkap. Hampir semua restoran terbaik di London menawarkan pilihan hidangan penutup tradisional yang menggoda—atau “pudding”. Seperti yang biasa disebut oleh warga lokal. Biasanya disajikan hangat, disiram custard lembut atau ditemani sesendok krim kental, puding Inggris memikat dengan rasa manis yang pas dan tekstur yang lembut.

Beberapa varian klasik yang wajib kamu coba antara lain Spotted Dick, kue tradisional berbahan dasar lemak sapi dan kismis dengan nama yang unik; Sticky Toffee Pudding, yang dibuat dengan kurma untuk rasa manis karamel yang khas; dan Bakewell Tart, perpaduan sempurna antara ceri dan almond khas dari wilayah Midlands. Tak ketinggalan Jam Roly-Poly, kue gulung isi selai dengan nama yang menggemaskan dan rasa yang manis memanjakan. Jika kamu pencinta dessert sejati, mencicipi puding khas Inggris ini adalah suatu keharusan!

 

Shepherd’s pie

Pai, tapi bukan pai seperti yang biasa kamu bayangkan—shepherd’s pie adalah hidangan klasik Inggris yang penuh kejutan dan kehangatan. Alih-alih dibungkus kulit pastry seperti kebanyakan pai, shepherd’s pie diselimuti lapisan kentang tumbuk yang lembut dan creamy. Banyak orang Inggris tumbuh besar dengan menikmati hidangan ini saat makan malam musim dingin—makanan rumahan yang menghangatkan tubuh sekaligus jiwa.

Meski sering tertukar, shepherd’s pie secara tradisional dibuat dengan daging domba cincang, sedangkan cottage pie menggunakan daging sapi. Keduanya disajikan dengan saus daging yang kental, dipadukan sayuran potong dadu seperti wortel dan kacang polong. Beberapa resep menambahkan keju parut atau irisan tomat di atas kentang untuk menghasilkan permukaan keemasan yang renyah dan menggoda. Apapun versinya, hidangan ini selalu sukses menghadirkan rasa nostalgia dan kenyamanan yang sulit ditolak.

BACA JUGA: Restoran Terbaik di London, Dijamin Kamu Bakal Ketagihan

Rekomendasi Restoran Jerman Terbaik di Dunia Dengan Hidangan Khasnya

Kuliner Jerman dikenal dengan cita rasa yang kuat, porsi yang mengenyangkan, serta hidangan khas yang kaya akan tradisi. Menariknya, kenikmatan masakan Jerman tidak hanya terbatas di negara asalnya. Banyak restoran di berbagai penjuru dunia yang menyajikan hidangan otentik dengan kualitas tinggi dan rasa yang tak kalah menggoda.

Mulai dari schnitzel yang renyah hingga bratwurst yang penuh rasa, setiap sajian menyuguhkan pengalaman kuliner khas yang sulit dilupakan. Jika kamu ingin menjelajahi kelezatan masakan Jerman tanpa harus ke Jerman. Berikut ini adalah rekomendasi restoran Jerman terbaik di dunia yang wajib kamu kunjungi. Lengkap dengan hidangan ikonik yang layak dicoba.

 

Wallsé

Kurt Gutenbrunner, yang kerap dijuluki “Mario Batali-nya kuliner Austria”. Terus menyajikan mahakarya kulinernya di restoran sudut West Village yang lapang dan berseni tinggi ini. Meski tampil eksklusif dengan dinding penuh lukisan Julian Schnabel—yang juga merupakan pelanggan setia—tempat ini tetap terasa hangat, seolah menjadi tempat nongkrong warga lokal.

Menu musiman di Wallse menghadirkan perpaduan apik antara hidangan klasik Austria dan kreasi inovatif. Kamu bisa menikmati spaetzle lembut dengan sentuhan lemon, dipadukan jagung manis, jamur morel. Dan daging kelinci; Wiener schnitzel klasik dengan lapisan roti bertekstur ringan; atau strudel apel-walnut yang kaya rasa. Ada juga pilihan tak terduga seperti sup kacang polong beraroma mint tanpa krim, strudel ikan kod, hingga granita stroberi dengan mousse bunga elderflower yang menyegarkan. Daftar anggurnya tak kalah memikat, dengan koleksi Grüner Veltliner terbaik langsung dari kebun anggur Wina—membuat pengalaman bersantap di Wallse semakin autentik dan tak terlupakan.

 

Vendome

Vendôme adalah salah satu lambang kejayaan kuliner Jerman modern, dipimpin oleh Chef Joachim Wissler yang dikenal akan pendekatannya yang visioner dan penuh eksperimen. Berbekal tiga bintang Michelin, restoran ini memadukan keahlian teknik tinggi dengan warisan rasa tradisional Jerman—menghadirkan sajian yang tidak hanya memukau lidah, tetapi juga menantang persepsi konvensional tentang masakan khas Jerman.

Di Vendôme, setiap hidangan adalah hasil perpaduan antara kreativitas kuliner dan penghormatan terhadap tradisi. Dengan gaya yang terus mendobrak batas, restoran ini sukses menciptakan pengalaman bersantap yang futuristik, elegan, dan benar-benar tak terlupakan.

 

Restoran Amador

Restoran Amador adalah destinasi istimewa bagi para pencinta kuliner yang mengapresiasi pendekatan avant-garde dalam masakan Spanyol. Dengan tiga bintang Michelin yang membuktikan kualitasnya, restoran ini menjadi salah satu tempat yang wajib dikunjungi oleh siapa pun yang ingin merasakan pengalaman bersantap kelas dunia. Terletak di dalam sebuah gudang anggur yang elegan, suasana Amador memberikan nuansa eksklusif yang semakin memperkuat kesan mendalam dari setiap sajian.

Hidangan di Amador tidak hanya menggoda secara visual, tetapi juga kaya akan makna. Setiap piring disusun dengan presisi tinggi, menggabungkan teknik modern dengan akar tradisional yang kuat. Setiap gigitan seolah menceritakan kisah—tentang warisan kuliner, kreativitas, dan dedikasi terhadap keunggulan rasa. Amador bukan sekadar restoran, tetapi sebuah panggung tempat seni dan rasa berpadu dengan sempurna.

BACA JUGA: Kuliner Khas London yang Wajib Kalian Coba!

Makanan Khas Jerman yang Unik Dan Tentu Saja Nikmat

Jerman bukan hanya dikenal karena sejarah dan budayanya yang kaya, tetapi juga karena kulinernya yang beragam dan menggugah selera. Dari hidangan berbahan dasar daging yang penuh rasa hingga sajian sederhana dengan cita rasa autentik, masakan khas Jerman menyajikan pengalaman kuliner yang berbeda dan tak mudah dilupakan.

Setiap hidangan membawa cerita dan karakter tersendiri—mulai dari teknik memasak tradisional hingga perpaduan rasa yang unik. Inilah yang membuat kuliner Jerman terasa begitu istimewa. Penasaran dengan berbagai makanan khas yang wajib dicoba saat berkunjung ke negeri ini? Yuk, kita jelajahi bersama kelezatan kuliner khas Jerman yang pastinya akan memanjakan lidah!

 

Bratwurst

Bratwurst adalah salah satu sosis khas Jerman yang mungkin sudah tidak asing lagi di telinga banyak orang. Biasanya terbuat dari daging babi, sapi, atau kombinasi keduanya. Sosis ini dibumbui dengan rempah-rempah khas Jerman yang memberikan cita rasa gurih dan aroma yang menggoda. Setelah dibumbui, Bratwurst biasanya dipanggang atau digoreng hingga matang sempurna. Menghasilkan lapisan luar yang renyah dan bagian dalam yang tetap lembut dan juicy.

Bratwurst kerap disajikan dalam roti gulung hangat, lengkap dengan mustard atau saus tomat sebagai pelengkap klasik. Kamu bisa menemukan hidangan ini dengan mudah di pasar tradisional, restoran lokal, hingga festival rakyat seperti Oktoberfest. Rasanya yang gurih, teksturnya yang lembut, dan penyajiannya yang simpel. Menjadikan Bratwurst salah satu makanan favorit sepanjang masa di Jerman—baik bagi penduduk lokal maupun wisatawan.

 

Pretzel

Pretzel adalah salah satu camilan khas Jerman yang dikenal luas di seluruh dunia. Terbuat dari campuran bahan seperti mustard, keju, gula, garam, soda, cokelat, kayu manis, glasir manis, biji-bijian. Hingga kacang-kacangan, pretzel menawarkan variasi rasa yang beragam—dari gurih hingga manis. Kini, pretzel hadir dalam berbagai bentuk, tak lagi terbatas pada simpul ikonik yang dikenal secara tradisional.

Dalam bahasa Jerman, pretzel dikenal sebagai Brezel, yang berasal dari bahasa Latin bracellus (istilah abad pertengahan untuk “gelang”) atau bracchiola yang berarti “lengan kecil”. Bentuk simpulnya yang khas melambangkan tangan yang sedang berdoa. Selain menjadi camilan favorit, pretzel juga memiliki makna simbolis dan historis, bahkan pernah digunakan sebagai lambang para pembuat roti di Eropa.

 

Lebkuchen

Lebkuchen adalah kue tradisional khas Jerman yang penuh aroma rempah dan sering muncul sebagai bagian tak terpisahkan dari perayaan Natal. Dengan cita rasa manis yang seimbang dan wangi khas dari kayu manis, cengkeh, dan rempah lainnya, Lebkuchen kerap disebut sebagai versi gingerbread ala Jerman—namun dengan karakter rasa yang lebih dalam dan kaya.

Kue ini biasanya dihias dengan lapisan gula putih, cokelat, atau glasir berkilau, dan sering dibentuk dalam berbagai desain menarik seperti hati, bintang, atau lingkaran. Selain disajikan sebagai camilan musim dingin, Lebkuchen juga populer sebagai hadiah atau dekorasi pohon Natal, menjadikannya bagian penting dari tradisi liburan di banyak rumah di Jerman.

BACA JUGA: Rekomendasi Restoran Jerman Terbaik di Dunia Dengan Hidangan Khasnya

Beberapa Restoran Terbaik yang Mendapatkan Michelin Stars!

 Mendengar istilah Michelin Stars pasti langsung membangkitkan antusiasme para pencinta kuliner. Bintang bergengsi dari Guide Michelin bukan sekadar penghargaan biasa. Melainkan simbol puncak dari kualitas, inovasi, dan pengalaman bersantap yang luar biasa. Di seluruh dunia, hanya sedikit restoran yang berhasil meraihnya, menjadikannya destinasi impian bagi para foodies dan chef kelas dunia.

Dari cita rasa yang tak biasa hingga teknik memasak yang presisi, restoran berbintang Michelin selalu menjanjikan pengalaman makan yang tak terlupakan. Berikut ini adalah beberapa restoran terbaik yang telah meraih Michelin Stars dan sangat layak masuk dalam bucket list petualangan kulinermu berikutnya.

 

Osteria Francescana – Italia

Terletak di Modena, Italia, restoran ini telah meraih 3 Michelin Stars. Dan kerap disebut oleh para pakar kuliner sebagai salah satu restoran terbaik di dunia. Di balik reputasinya yang gemilang, berdirilah sosok Chef Massimo Bottura, yang dikenal berkat pendekatan inovatifnya dalam mengolah masakan tradisional Italia menjadi pengalaman gastronomi yang tak terlupakan.

Salah satu hidangan ikonisnya, Five Ages of Parmigiano Reggiano. Adalah contoh nyata bagaimana Bottura mengubah bahan lokal yang sederhana menjadi sebuah mahakarya kuliner. Melalui teknik yang presisi dan kreativitas tanpa batas, ia berhasil menciptakan menu yang bukan hanya lezat, tapi juga mengundang kekaguman dari pecinta kuliner di seluruh dunia.

 

Alain Ducasse au Plaza Athénée – Prancis

Restoran ini merupakan representasi sempurna dari kemewahan kuliner Prancis. Dipimpin oleh maestro kuliner Chef Alain Ducasse. Dikenal dengan filosofi “Naturalité”. Sang chef menghadirkan hidangan yang menekankan pada kesegaran bahan alami, minimal pengolahan, dan keseimbangan rasa yang halus namun kompleks. Setiap elemen di restoran ini dirancang untuk menonjolkan kesederhanaan yang elegan dan kualitas tanpa kompromi.

Daya tarik utamanya terletak pada interior mewah dengan sentuhan emas dan kristal yang memukau. Serta hidangan yang dibuat dari bahan-bahan berkualitas tinggi hasil kerja sama dengan petani dan nelayan lokal. Ditambah dengan layanan kelas dunia, restoran ini tak sekadar tempat makan, melainkan sebuah pengalaman gastronomi yang benar-benar tak terlupakan.

 

Le Cinq – Prancis

Le Cinq adalah salah satu restoran Michelin paling bergengsi di dunia dan kerap masuk dalam jajaran Top 10 Michelin Restaurants secara global. Sejak pertama kali dibuka pada tahun 2001, restoran ini telah meraih banyak pujian dari para kritikus makanan dan pencinta kuliner berkat kualitas hidangan serta atmosfer mewah yang ditawarkannya.

Awalnya dipimpin oleh Chef Philippe Legendre, restoran ini kemudian dikelola oleh Chef Eric Briffard pada tahun 2008. Namun, pencapaian tertingginya diraih di bawah kepemimpinan Chef Christian Le Squer. Yang sukses membawa Le Cinq meraih tiga bintang Michelin secara konsisten sejak 2016. Menegaskan posisinya sebagai salah satu destinasi kuliner paling eksklusif di dunia.

BACA JUGA: Makanan Khas Jerman yang Unik Dan Tentu Saja Nikmat

Restoran Terbaik di London, Dijamin Kamu Bakal Ketagihan

London bukan sekadar kota dengan sejarah megah dan kekayaan budaya kelas dunia. Ia juga merupakan surga kuliner yang siap menggoda setiap lidah yang singgah. Dari restoran klasik dengan cita rasa autentik hingga tempat makan modern yang penuh kreativitas dan kejutan. Kota ini menghadirkan petualangan rasa yang tak terlupakan.

Setiap sudut London seolah menyimpan kisah rasa yang unik. Mulai dari aroma rempah yang memikat di pasar jalanan hingga plating cantik di restoran bintang Michelin. Rasanya, sekali mencicipi, kamu pasti ingin kembali lagi dan lagi. Kalau kamu sedang mencari pengalaman kuliner yang benar-benar memuaskan, menggugah selera, dan pastinya bikin ketagihan. Berikut adalah tiga restoran terbaik di London yang wajib masuk ke dalam bucket list kamu.


Bake Street – Kejutan Besar dari Kafe Kecil

Terletak di Stoke Newington, Bake Street mungkin terlihat sederhana dari luar, tapi begitu kamu mencicipi menunya, ekspektasimu akan langsung melonjak. Mengusung gaya Amerika modern, kafe ini menyajikan burger juicy ala Nashville, samosa unik, dan roti isi ayam makhani khas akhir pekan yang jadi primadona. Di hari kerja, tersedia menu inti yang tak kalah lezat dan memuaskan.

Untuk pencinta makanan manis, Bake Street juga punya kejutan: kue kering renyah, es krim musiman hasil kolaborasi dengan Crabtree dan salah satu pendirinya, Feroz Gajia, serta menu paling ikonik mereka—creme brulee cookie. Kreasi pastry chef Chloe-Rose Crabtree ini terinspirasi dari Dough and Arrow di Los Angeles dan jadi alasan banyak pengunjung kembali lagi.


Story Cellar – Sentuhan Prancis di Covent Garden

Di tengah keramaian Covent Garden, Story Cellar hadir sebagai permata tersembunyi yang dipimpin oleh koki ternama Tom Sellers. Interiornya yang hangat dan elegan membawa atmosfer bistro Prancis klasik dengan sentuhan modern khas Inggris. Duduk di dekat jendela sambil memandangi jalanan berbatu dan gudang bata merah, kamu mungkin akan merasa seperti sedang berada di West Village, New York.

Menu andalannya? Ayam rotisserie yang juicy, bolognese siput di atas roti panggang, soufflé Gruyère panggang ganda, dan kerang dalam sari apel. Untuk penutup, nikmati puding roti dan mentega yang manis dan lembut, ditemani segelas anggur pilihan yang bisa dipesan per gelas berkat sistem Coravin. Cocok untuk makan malam sebelum pertunjukan atau sekadar menikmati suasana kota dengan penuh gaya.


Manteca – Surga Daging ala Italia di Shoreditch

Dengan latar seni jalanan khas Shoreditch, Manteca tampil minimalis dengan eksterior abu-abu keperakan yang nyaris tak mencolok. Tapi begitu masuk, kamu akan disambut dengan energi khas dan aroma menggoda dari dapur yang merayakan masakan Italia. Dengan konsep nose-to-tail—mengolah seluruh bagian hewan dengan keahlian tinggi. Mereka bahkan punya ruang pemotongan daging sendiri yang bisa dilihat langsung dari restoran.

Mulai makan dengan focaccia rosemary hasil pertanian liar dan sepiring charcuterie buatan sendiri. Lanjutkan dengan piring-piring kecil penuh rasa: bakso babi dan sapi, melon dengan prosciutto crudo, kerang kukus ‘nduja, ricotta dan zucchini rumahan, serta salad kacang polong berbumbu. Semua ini disusun apik untuk membuka selera sebelum tiba di hidangan utama: pasta buatan tangan yang jadi bintang di setiap kunjungan. Manteca bukan sekadar tempat makan—ini adalah destinasi kuliner yang menyajikan keberanian rasa dan ketulusan dalam setiap sajian.

BACA JUGA: Beberapa Restoran Terbaik yang Mendapatkan Michelin Stars!

Restoran Vegetarian Terbaik di Jakarta, Menyajikan Makanan Vege yang Lezat dan Bergizi

Siapa bilang makanan vegetarian itu membosankan? Di Jakarta, tren kuliner berbasis nabati justru semakin berkembang. Menghadirkan ragam hidangan yang lezat, bergizi, dan kaya inovasi. Mulai dari masakan tradisional yang diolah tanpa bahan hewani hingga sajian modern dengan teknik dan bumbu berkualitas. Restoran vegetarian kini menjadi pilihan gaya hidup sehat yang tetap memanjakan lidah.

Tak hanya menyasar vegetarian atau vegan. Restoran-restoran ini juga cocok untuk siapa saja yang ingin mengurangi konsumsi daging tanpa mengorbankan rasa. Bagi Anda yang ingin menjelajahi cita rasa baru sekaligus merasakan manfaat pola makan berbasis tumbuhan. Berikut adalah rekomendasi restoran vegetarian terbaik di Jakarta yang layak untuk dicoba.

 

Tiasa Plant Based Canteen

Terletak di kawasan Kemang, Tiasa Plant-Based Canteen merupakan salah satu restoran vegan yang patut Anda coba di Jakarta Selatan. Mengusung konsep kantin makan sederhana, tempat ini menyajikan ragam menu yang 100% berbahan nabati. Namun tetap kaya cita rasa dan disesuaikan dengan selera masakan rumahan khas Indonesia.

Menariknya, meskipun seluruh menunya vegan, Anda tetap bisa menikmati versi nabati dari hidangan favorit. Seperti ayam geprek, rendang daging, dendeng balado, cumi saus Padang, hingga teriyaki. Untuk pilihan sayurannya pun beragam, mulai dari tahu kemangi, terong lada garam, bayam Korea, tempe bacem, hingga tempe orek.

Selain ramah di lidah, tempat ini juga ramah di kantong. Harga yang ditawarkan setara dengan kantin makan biasa, menjadikannya destinasi yang ideal bagi siapa saja yang ingin mulai mencoba pola makan berbasis tumbuhan. Tanpa merasa asing atau terbebani biaya tinggi.

 

Rumah Juliet

Semua hidangan yang disajikan di tempat ini dibuat tanpa menggunakan bahan hewani, sejalan dengan gaya hidup sang pemilik yang juga seorang vegan. Tak hanya menawarkan makanan utama berbasis nabati, tempat ini juga menghadirkan beragam kue dan minuman pencuci mulut yang tak kalah menggoda.

Beberapa pilihan favorit yang bisa Anda nikmati antara lain Chocolate Cake, Vanilla Pancake, dan Red Wine Hot Chocolate. Salah satu menu unggulan yang patut dicoba adalah Cake Chocolate Blueberry dan Chocolate Green Tea, yang memiliki tekstur lembut dan rasa kaya tanpa bantuan telur sekalipun.

Menariknya, sebagai pengganti telur dalam adonan kue, Viviane, sang pemilik, menggunakan bahan alami seperti pisang atau apel yang dihaluskan. Inovasi ini tidak hanya membuat kue tetap lezat dan lembut, tapi juga menjadikannya pilihan dessert yang lebih sehat dan ramah lingkungan.

 

Dharma Kitchen

Dharma Kitchen merupakan salah satu restoran vegetarian ternama di Jakarta yang dikenal dengan pilihan menunya yang beragam dan menggoda selera. Tempat ini menyajikan berbagai jenis masakan, mulai dari kuliner Asia, Indonesia, hingga Amerika, lengkap dengan pilihan hidangan penutup yang lezat.

Soal rasa, masakan di sini terkenal enak dan pas di lidah, menjadikan setiap kunjungan sebagai pengalaman kuliner vegetarian yang memuaskan. Anda dapat menemukan beragam pilihan menu, mulai dari hidangan berkuah, sayuran, olahan berbasis nabati, hingga menu sharing dan menu porsi individu. Dengan banyaknya variasi, hampir bisa dipastikan setiap pengunjung akan menemukan sesuatu yang sesuai dengan seleranya.

Salah satu menu favorit yang wajib dicoba adalah Tahu dan Talas, dua hidangan sederhana namun disajikan dengan cita rasa yang kaya dan tekstur yang memuaskan. Perpaduan teknik masak yang tepat dan bumbu yang meresap menjadikan kedua menu ini sebagai pilihan andalan banyak pelanggan.

BACA JUGA: Rekomendasi Restoran yang Menyajikan Hidangan Ayam Terbaik di Jakarta