Tag: kuliner enak

Rekomendasi Kuliner Dari Surabaya Yang Wajib Anda Coba

Bukan hanya sebagai kota pahlawan, Surabaya ternyata juga menjadi surga kuliner yang tidak boleh anda lewatkan lohh. Setiap sudut dari kota yang satu ini selalu menyajikan sebuah hidangan yang menggugah selera anda. Dengan berbagai kulinernya tentu saja anda tidak akan bosan karena dapat menyicipi banyak kuliner khasnya. Dari pada anda kebingungan ingin menyicip makanan yang mana,yuk simak artikel ini. Karena dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan sebuah rekomendasi kuliner Surabaya yang tidak boleh anda lewatkan.

 

Tahu Tek

Tahu Tek merupakan hidangan yang sangat populer dari Surabaya. Dengan menggabungkan tahu, telur, dan saus petis yang kaya akan rasa. Hidangan ini biasanya juga didampingin dengan berbagai sumber karbohidrat, seperti londong ataupun kentang rebus. Hidangna ini adalah sebuah contoh yang sangat sempurna dari kuliner khas Surabaya. Dengan menyajikan kombinasi rasa dan tekstur yang memuaskan.

Bagi kamu yang ingin mencoba manyajikan masakan ini. Tahu harus digoreng terlebih dahulu hingga bagian luarannya renyah sementara bagian dalamnya tetap lembut. Telur dadar yang tipis dan juga lembut bisa anda tambahkan sebagai lapisannya. Dan yang sangat penting yaitu, saus petis yang digunakan harus dibuat dengan bahan bahan berkualitas. Agar bisa mendapatkan rasa yang kaya dan kompleks.

 

Rujak Cingur

Makanan khas Surabaya yang satu ini adalah rujak cingur, yang mirip seperti rujak. Bagi kamu yang menyukai rujak, sepertinya kamu wajib cobain deh hidangan yang satu ini. Rujak cingur ini terdiri dari dua jenis, yaitu rujak cingur matengan yang semua bahan bahannya dimasak  dan rujak cingur campur buah.

Dalam rujak cingur matengan ini isinya terdapat lauk lontong, tauge, kangkung, tahu goreng, tempe goreng, dan cingur. Sedangkan untuk isian dari rujak cingur campur buah di dalamnya terdapat tambahan. Seperti buah nanas, mangga muda, bengkuang dan mentimun. Makanan khas Surabaya yang satu ini sudah sangat terkenal di berbagai kalangan. Dengan harga yang ditawarkan terbilang cukup murah.

 

Lontong Balap

Nahh untuk kuliner yang satu ini sangat legendaris sekali nih, kuliner tersebut adalah Lontong Balap. Lontong Balap merupakan kuliner legendaris khas Surabaya. Yang terdiri dari potongan lontong dengan tauge yang melimpah, tahu goreng , dan lento (perkedel dair kacang tolo), disiram kuah gurih yang kaya akan rempah dan jangan lupa dengan sambal petisnya.

BACA JUGA: Rekomendasi Kuliner Khas Malang Yang Wajib Anda Coba

Kuliner Khas Dari Bandung Yang Sangat Lezat Dan Nikmat

Siapa sih yang gakenal dengan kuliner yang berasal dari kota yang satu ini? Yang hingga saat ini masih saja kuliner kulinernya menjadi trend di Indonesia. Dengan bermacam macam hidangan yang di miliki tentu saja tidak akan pernah bosan jika kita berkunjung ke Bandung. Nahh untuk kesempatan kali ini saya akan memberikan rekomendasi beberapa kuliner yang wajib kalian coba jika berkunjung ke Bandung. Yukk di simak!

 

Batagor

Tentu saja batagor akan masuk dalam list ini, siapa sih yang tidak kenal dengan jajanan khas Bandung yang satu ini? Batagor ini merupakan singkatan dari Bakso Tahu Goreng yang biasanya terbuat dari adonan ikan tenggiri dengan dicampur dengan tepung. Setelah itu diisi ke dalam sebuah tahu ataupun kulit pangsit, kemudian digoreng hingga renyah ketika dimakan.

Dengan diguyur saus kacangnya yang manis membuat. Hidangan yang satu ini menjadi sebuah kuliner khas yang sangat lezat dan nikmat untuk menjadi camilan ataupun lauk.

 

Nasi Timbel

Untuk kuliner yang satu ini merupakan sebuah olahan nasi yang dibungkus dengan daun pisang. Sehingga mempunyai aroma khas yang menggugah selera makan kita. Pada umumnya, nasi timbel ini biasanya disajikan bersama lauk. Seperti ikan, daging sapi, ayam goreng, tahu, dan tempe. Yang dilengkapi dengan lalapan,sayur asam, dan juga sambal yang tidak akan kelewatan.

Para warga lokal biasanya menyantap hidangan yang satu ini pada jam makan siang ataupun malam setelah beraktivitas.

 

Karedok

Nahh kuliner khas bandung yang satu ini merupakan sebuah saladnya orang orang Sunda. Karedok ini hanya terbuat dari sayuran potong yang disiriam dengan bumbu kacang. Sayur yang digunakan untuk karedok pun masih mentah. Seperti tauge, kemangi, kacang panjang, kol, mentimun, hingga terong.

Karedok ini memiliki dua jenis loh, yaitu karedok kacang panjang dan yang satunya karedok leunca. Yapp sesuai dengan namanya, karedok leunca ini menggunakan ranti atau leunca muda. Yang dicampur secara bersamaan dengan bumbu halusnya. Sedangkan karedok kacang panjang ini terbuat dari kacang panjang, oncom, cabai, kencur, terasi, gula merah, asam jawa, dan garam.

 

Peuyeum

Peuyeum atau yang biasanya kita kenal tapai singkong ini merupakan sebuah olahan singkong yang telah difermentasi. Untuk kuliner yang satu ini bisa dibilang sebagai hidangan yang multifungsi. Karena tak hanya nikmat jika disantap secara langsung. Tetapi peuyeum juga bisa digunakan sebagai bahan isian es campur, es goyobod, es tape, dan es doger.

BACA JUGA: Rekomendasi Kuliner Dari Surabaya Yang Wajib Anda Coba

Keunikan Dari Gudeg, Kuliner Khas Yang Berasal Dari Yogyakarta

Ayoo mana nih para pecinta gudeg makanan kuliner yang menjadi ciri khas dari Yogyakarta. Makanan yang satu ini sangat lezat lohh dengan berbahan dasar nangka muda atau biasanya disebut gori. Mungkin banyak yang belum tau bahwa hidangan kuliner yang satu ini memiliki keunikannya sendiri lohh. Sehingga bisa menjadi salah satu kuliner yang disukai oleh banyak orang. Dalam kesempatan kali ini kami akan membahasnya secara rinci keunikan dari gudeg, kuliner khas yogyakarta satu ini.

 

Apa Itu Gudeg?

Gudeg merupakan sebuah olahan nangkan muda yang dimasak dalam waktu yang sangat lama dengan santan dan berbagai rempah rempah lainnya. Bagi kamu yang baru saja pertamakali mencoba makan Gudeg ini mungkin kamu akan sedikit kaget. Karena gudeg ini memiliki cita rasa yang sangat manis, justru itulah yang menjadi ciri khasnya.

Dan bahan dasar dari gudeg ini sangat sederhana sekali, bahan utamanya adalah nangka muda. Cara agar bisa mendapatkan rasa ciri khasnya, nangka muda ini dimasak secara bersamaan dengan rempah rempah lainnya. Sehingga rempah rempah tersebut meresap dengan baik ke nangka muda ini.

 

Sejarah Singkat Kuliner Gudeg

Gudeg ini berasal sejak masa pembangunan Kerjaan Mataram Islam pada abad ke-16. Yang pada saat itu nangka muda sangat melimpah sehingga para prajurit mencoba coba mengolah dan menjadi masakan tahan lama. asal usul namanya “gudeg” berasal dari proses memasaknya yaitu mengaduk dan bahasa jawanya adalah hangduek.

Dikarenakan bahan dan cara pembuatannya yang sangat simpel dan mudah. Kuliner yang satu ini pada masa pembangunan Kerjaan Mataram Islam pada abad ke-16. Menjadi makanan bersama yang menyatukan rakyat dan para prajurit sehingga melambangkan kesederhanaan Jawa.

 

Fakta Unik Gudeg

Dengan cita rasa yang sangat khas dari gudeg yang satu ini, rasa gudeg ini menjadi sangat sulit untuk dilupakan. Nahh bagi kamu yang belum tau, sebenarnya warna cokelat kemerahan pada gudeg ini berasal dari daun jati lohh? Pada saat memasak daun jadi ini membantu untuk memberikan warna alami pada gudeg. Sehingga gudeg ini tidak perlu menggunakan bahan pewarna kimia untuk mendapatkan warnanya tersebut.

Dan gudeg ini memiliki 2 jenis yang sangat berbeda, yaitu gudeg kering dan gudeg basah. Gudeg kering ini memiliki tekstur yang lebih padat dan juga tahan lama sehingga cocok untuk oleh oleh. Sedangkan gudeg basah lebih lembut dan tentu saja berkuah. Biasanya gudeg basah uini disajikan secara langsung di tempat makan.

BACA JUGA: Kuliner Khas Dari Bandung Yang Sangat Lezat Dan Nikmat

Mengenal Lebih Dalam Tentang Makanan Rawon, Hidangan Khas Jawa Timur

Mana nih suaranya yang suka dengan makanan yang satu ini? Tentu saja banyak bukan yang menyukai kuliner khas Jawa Timur yang satu ini. Dengan kuah hitamnya yang sangat khas menjadikannya salah satu kuliner Indonesia yang unik. Bagi kamu yang ingin mengenal lebih dalam tentang rawon ini mungkin kamu berada di artikel yang tepat nih. Dalam kesempatan ini saya akan membahas lebih rinci tentang makanan rawon ini.

 

Apa Itu Rawon?

Mungkin masih banyak yang belum tau apa sih itu Rawon? Sini aku jelasin, Rawon adalah salah satu hidangan ikonik Indonesia yang berasal dari jawa timur. Rawon ini sebuah sup daging sapi yang terkenal dengan kuahnya yang sangat hitam pekat. Kuah tersebut berasal dari bumbu utama makanan ini yaitu keluak (buah kepayang), yang memberikan rasa khas dan juga warna gelap unik.

Bagi kamu yang menyukai makanan dengan rempah yang sangat kaya mungkin rawon ini cocok untuk anda. Dengan sebuah nasi, tauge, telur asin, kerupuk, sambal, dan tentu saja kuah hitamnya yang kaya akan rempah. Akan memanjakan lidah anda dengan rempah rempahnya yang nikmat.

 

Sejarah Singkat Rawon

Rawon ini sudah menjadi bagian dari budaya Jawa Timur karena memiliki sejarah yang panjang dan erat dengan budaya Jawa Timur. Makanan ini lebih tepatnya berasal dari kota Surabaya, yang merupakan ibu kota dari provinsi Jawa Timur. Yang membedakan rawon ini dengan sup daging lainnya yaitu kuah kluwek yang identik dengan warna hitamnya.

Pada awalnya rawon merupakan sebuah hidangan yang disajikan ketika ada acara adat Jawa. Namun dengan seiringnya berjalan waktu, rawon ini sudah menjadi makanan yang banyak disukai oleh masyarakat lokal. Sehingga makanan ini sudah dapat gampang anda temukan di warung makan dan restoran di seluruh Indonesia.

 

Bahan-Bahan Utama Rawon

 

Tenang saja jika kamu ingin buat rawon ini kami akan memberitahukan kepada anda. Apa sih bahan bahan utama yang digunakan untuk membuat rawon ini yuk di simak. Bahan utama dalam pembuatan rawon adalah sebuah daging sapi yang dipotong dengan ukuran kecil kecil. Dan bahan untuk membuat kuahnya adalah campuran dari berbegai rempah. Seperti bawang merah, bawang putih, lengkuas, ketumbar, kunyit, dan tentu saja yang menjadi utama adalah kluwek. Bagi kamu yang ingin mendapatkan aroma yang harum dan segar. Anda dapat menambahkan daun jeruk dan serai lohh.

BACA JUGA: Keunikan Dari Gudeg, Kuliner Khas Yang Berasal Dari Yogyakarta

Kelezatan Kuliner Khas Palembang Dengan Olahan Ikan Dan Cuko

Kota Palembang ini bukan hanya kaya akan sejarah dan budaya saja lohh. Tetapi juga daerah ini dikenal dengan kulinernya yang sangat khas dan bahkan sudah mendunia. Di kota yang dialiri oleh Sungai Musi ini, tentu saja memiiki banyak ikan segarnya. Ikan ikan segar tersebut dapat diolah dengan penuh keahlian dan dipadukan dengan cuko. Cuko ini sendiri memiliki cita rasa yang asam, manis, dan pedas yang sangat khas. Nahh dalam kesempatan kali ini saya akan membahasnya secara rinci tentang Kelezatan Kuliner Khas Palembang Dengan Olahan Ikan Dan Cuko.

 

Pempek

Makanan khas Palembang yang sudah menjadi bintang utamanya tentu saja adalah Pempek. Yang telah dikenal oleh banyak masyarakat luas bahkan sekarang sudah mendunia lohh. Jika anda berkunjung ke Palembang sepertinya anda wajib mencobanya secara langsung Pempek Palembang asli. Karena rasanya sangat berbeda dengan Pempek yang biasanya kita beli di kota kita masing masing.

Bagi yang belum tau bahan dasar dari makanan ini adalah ikan laut seperti ikan tenggiri, ikan gabus, dan bahkan ikan lele. Sementara itu kuah nya yang sangat otentik ini berwarna hitam kecoklatan itu disebut dengan Cuko. Terbuat dari air matang, gula aren, udang kering, cabai rawit yang dihaluskan, bawang putih dan garam.

 

Pindang Patin

Sudah jelas bukan dengan adanya sebuah sungai yang sangat besar seperti Sungai Musi yang membelah Jembatan Ampera. Maka tentu saja hasil dari budidaya ikannya akan sangat melimpah bukan. Oleh karena itu banyak makanan khas Palembang yang mengandung ikan salah satunya adalah ini Pindang Patin.

Makanan ini biasanya hanya disajikan dalam mangkuk dengan isian berupa sebuah ikan patin yang dimasak dengan kuah bening pedas. Bagi yang belum tau nih ikan patin itu hampir mirip lohh dengan ikan lele. Hanya saja kandungan yang dimilikinya berbeda. Terutama kandungan kolesterol dair ikan patin ini lebih rendah dan dagingnya pun lebih empuk.

 

Tekwan

Salah satu kuliner khas Palembang yang tak boleh dilewatkan adalah Tekwan—bakso ikan kecil dengan kuah kaldu udang yang gurih dan harum. Sekilas mirip pempek, Tekwan juga dibuat dari ikan cincang dan tepung tapioka, lalu dibentuk seperti bakso.

Biasanya disajikan bersama bihun, jamur kuping, irisan bengkuang atau ubi, daun bawang, dan taburan bawang goreng. Kombinasi ini menciptakan rasa yang kaya dan tekstur yang menarik.

Nama Tekwan berasal dari ungkapan Palembang: “Berkotek Samo Kawan”, artinya ngobrol santai bersama teman. Sesuai namanya, makanan ini paling nikmat disantap selagi hangat, sambil menikmati suasana kebersamaan.

BACA JUGA: Restoran Terbaik Yang Menyajikan Asian Food Di Washington D.C

Lezat dan Penuh Makna: Rahasia Kuliner Khas Minangkabau

Aroma rempah yang menggoda, rasa pedas yang berani, serta filosofi hidup yang tersembunyi dalam setiap sajian—kuliner khas Minangkabau bukan sekadar urusan rasa, melainkan perwujudan identitas dan warisan budaya. Di balik kelezatan rendang yang mendunia dan gulai yang kaya bumbu, tersimpan kisah tentang kebersamaan, adat, dan kearifan lokal yang diwariskan turun-temurun. Untuk kesempatan kali ini kami akan membahas secara rinci tentang Lezat dan Penuh Makna: Rahasia Kuliner Khas Minangkabau.

 

Cita Rasa yang Kuat dan Otentik

Kuliner Minangkabau terkenal dengan cita rasa yang kaya, pedas, dan berlapis-lapis. Ini bukan kebetulan, melainkan hasil dari penggunaan bumbu dan teknik memasak yang diwariskan turun-temurun. Bawang merah, bawang putih, cabai, kunyit, lengkuas, jahe, dan aneka rempah lainnya digunakan secara melimpah untuk menciptakan rasa yang kompleks dan mendalam.

Rendang: Lebih dari Sekadar Makanan

Rendang mungkin adalah ikon kuliner Minangkabau yang paling dikenal dunia. Hidangan ini bahkan pernah dinobatkan sebagai makanan terenak di dunia oleh CNN Travel. Tapi bagi masyarakat Minang, rendang adalah simbol ketekunan, kesabaran, dan rasa hormat. Proses memasaknya yang panjang melambangkan perjuangan hidup dan pentingnya kesabaran dalam menghadapi tantangan.


Makna Filosofis di Balik Setiap Sajian

Di balik kelezatan masakan Minang, terdapat filosofi yang mencerminkan nilai-nilai kehidupan masyarakatnya. Salah satu prinsip yang melekat kuat dalam budaya Minang adalah adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah—yang artinya adat bersendikan agama, dan agama bersendikan Al-Qur’an.

Nilai-nilai ini tercermin dalam tradisi makan bersama, dimana semua orang duduk bersila di lantai, makan dari sajian yang sama, dan saling menghormati urutan serta tata cara menyantap hidangan. Ini mencerminkan egalitarianisme, kebersamaan, dan rasa hormat terhadap yang lebih tua.


Teknik Memasak yang Unik dan Sarat Nilai

Teknik memasak dalam kuliner Minang bukan sekadar metode, tetapi juga bentuk pewarisan pengetahuan. Misalnya:

  • Memasak dengan api kecil dalam waktu lama (slow cooking): Teknik ini digunakan untuk membuat rendang agar kering dan tahan lama. Ini mencerminkan prinsip kehati-hatian dan kesabaran.

  • Penggunaan kelapa dan santan: Banyak hidangan Minang menggunakan santan sebagai elemen dasar, menciptakan kekayaan rasa yang lembut namun kuat.

  • Penyajian banyak lauk dalam satu waktu (hidang): Teknik penyajian ini mencerminkan keramahan dan keterbukaan masyarakat Minang terhadap tamu.


Peran Kuliner dalam Menjaga Identitas Budaya

Di tengah arus modernisasi, kuliner Minangkabau tetap menjadi penjaga identitas dan jati diri. Generasi muda Minang terus diwarisi tidak hanya resep, tetapi juga cerita dan nilai-nilai di baliknya. Masakan menjadi media untuk menyampaikan pesan moral, adat, dan ajaran hidup kepada generasi selanjutnya.

BACA JUGA: Kuliner Khas Aceh Yang Kaya Akan Rempah Dengan Rasa Kuat

Kuliner Khas Aceh Yang Kaya Akan Rempah Dengan Rasa Kuat

Mana nih para pecinta makanan rempah rempah? Udah pernah cobain belum makanan khas dari daerah Aceh nihh. Banyak yang bilang bahwa kuliner khas Aceh sendiri memiliki makanan yang kaya akan rasa rempah rempahnya. Jadi sudah pasti akan sangat cocok di lidah yang suka dengan cita rasa rempah yang kuat. Berikut saya akan menjelaskan Kuliner Khas Aceh Yang Kaya Akan Rempah Dengan Rasa Kuat.

 

Keunikan Cita Rasa dari Ujung Barat Indonesia

Aceh, yang terletak di ujung barat Pulau Sumatra, tidak hanya dikenal karena sejarah dan budayanya yang kental, tetapi juga karena kekayaan kulinernya yang memikat lidah. Kuliner khas Aceh menawarkan sensasi rasa yang kuat, hasil perpaduan dari beragam rempah-rempah yang digunakan secara berani dan melimpah. Pengaruh budaya Arab, India, hingga Melayu memperkaya cita rasa masakan Aceh. Menjadikannya unik dan berbeda dari kuliner daerah lain di Indonesia.

Rahasia Lezatnya: Rempah yang Melimpah

Salah satu ciri khas utama kuliner Aceh adalah penggunaan rempah-rempah seperti ketumbar, jintan, kapulaga, kayu manis, cengkeh, serai, daun kari, dan lengkuas dalam jumlah yang tidak pelit. Kombinasi rempah ini menciptakan rasa yang kompleks namun seimbang, sering kali menghasilkan aroma yang tajam dan rasa pedas yang menggigit, namun tetap menggugah selera.

Rempah-rempah ini bukan hanya sekadar penambah rasa, tetapi juga bagian dari tradisi turun-temurun yang mencerminkan identitas kuliner masyarakat Aceh.

Hidangan Ikonik yang Wajib Dicoba

1. Mie Aceh

Mie berkuah kental atau goreng dengan rasa pedas dan gurih ini menggunakan mie kuning tebal yang disajikan dengan irisan daging sapi, kambing, atau seafood. Kekuatan rasa mie Aceh terletak pada bumbunya yang kaya rempah, membuatnya menjadi favorit bagi pecinta makanan berbumbu tajam.

2. Ayam Tangkap

Ayam yang digoreng dengan daun kari, daun pandan, dan rempah lainnya ini menghasilkan cita rasa yang harum dan tekstur yang renyah. Sajian ini menggambarkan bagaimana masakan Aceh menyatukan unsur aroma dan rasa dalam harmoni yang lezat.

3. Kuah Pliek U

Salah satu makanan tradisional paling autentik, kuah pliek u adalah gulai berbahan dasar kelapa fermentasi (pliek u) yang dicampur dengan berbagai jenis sayuran dan rempah. Rasanya unik dan dalam, mencerminkan kekayaan rasa serta kearifan lokal masyarakat Aceh dalam mengolah bahan-bahan alami.

4. Roti Cane & Kari Kambing

Pengaruh India terasa kuat dalam hidangan ini. Roti cane yang lembut dan sedikit renyah di luar sangat cocok dinikmati bersama kari kambing berbumbu pekat dan kaya rempah.

Rempah Sebagai Cerminan Identitas

Penggunaan rempah yang berani bukan sekadar soal rasa, tetapi juga mencerminkan filosofi hidup masyarakat Aceh yang berani, hangat, dan penuh karakter. Setiap suapan adalah representasi dari sejarah panjang interaksi budaya dan geografi yang menjadikan Aceh sebagai titik pertemuan rasa dari berbagai penjuru dunia.

 

BACA JUGA: Kelezatan Kuliner Khas Palembang Dengan Olahan Ikan Dan Cuko

Berbagai Makanan Khas Papua Yang Sangat Nikmat Dan Unik

Negara kita ini memiliki banyak sekali alam yang indah dan memukau dan juga kaya akan budaya. Terutama di Papua tidak hanya memiliki alam yang sangat indah dan kaya akan budaya. Tetapi juga ia memiliki kuliner yang khas dan unik yang dapat menggugah selera anda. Dengan berbahan dasar alami yang secara langsung di ambil di hutan, laut, hingga pegunungan terdekat. Makanan khas dari Papua ini menawarkan sbeuah cita rasa yang berbeda dari berbagai daerah lainnya di Indonesia. Dalam kesempatan kali in kami akan membahas secara rinci tentang. Berbagai Makanan Khas Papua Yang Sangat Nikmat Dan Unik, Yukk di simak!

 

Papeda

Tentu saja bukan jika kita sedang membahas sebuah kuliner yang ada di Papua, kita akan lupa dengan makanan yang satu ini. Yapp benar sekali Papeda, Papeda yang biasanya disebut sebagai bubur sagu ini sudah menjadi topik utamanya. Papeda adalah makanan pokok di Papua yang sangat terkenal dengan teksturnya yang lengket dan kenyal. Hidangan ini dibuat dengan cara merebus sagu yang telah dicampur air hingga mengental. Hampir sama seperti kita sedang membuat lem jika kamu mengetahuinya. Tetapi tentu saja Walaupun cara pembuatannya hampir sama, Papeda ini memilki rasa yang sangat lezat.

Yang membuatnya makanan ini menjadi unik itu. Papeda ini berbahan dasar sagu yang berasal dari pohon sagu yang tumbuh secara liar di hutan Papua. Dan juga proses memanen sagunya pun membutuhkan sebuah keahlian khusus! Jadi tidak sembarang orang bisa memanen sagunya lohh. Bukan hanya itu jika ingin memanen pohon sagunya juga membutuhkan pengetahuan lokal yang sudah diwariskan turun temurun.

Karena papeda ini merupakan makanan sehari hari masyarakat Papua. Papeda ini biasanya disantap dengan lauk yang berkuah seperti ikan kuah kuningnya. Kamu pernah merasakan bubur sumsum bukan? Jika anda penasaran dengan bagaimana rasanya papeda mungkin bisa dibilang kedua makanan tersebut tidak beda jauh.

 

Sate Ulat Sagu

Mungkin jika dilihat sekilas lumayan terlihat aneh dan unik. Tapi makanan yang satu ini sangat nikmat lohh, dengan teksturnya yang renyah membuat hidangan ini tidak terlihat aneh lagi jika sudah dimakan. Sate ulat sagu ini adalah hanya sebuah hidangan yang terbuat dari ulat sagu panggang. Meskipun terdengar eksotis, rasa gurih dari ulat ini bisa dibilang sangat mirip dengan sate ayam atau kikil. Sate ulat sagu ini biasanya hanya disajikan saat ada acara adat saja atau untuk hidangan eksotis para wisatawan.

BACA JUGA: Lezat dan Penuh Makna: Rahasia Kuliner Khas Minangkabau

Restoran Terbaik Yang Menyajikan Asian Food Di Washington D.C

Siapa nih yang lagi jalan jalan ke Washington D.C malah ngidam sama makanan khas Asia? Kamu tidak perlu pusing pusing lagi kok karena di Washington D.C ini sudah ada loh sebuah restoran yang menyajikan asian cuisine dan tentu saja dengan rasa yang sangat nikmat. Dengan begitu kamu tidak perlu jauh jauh lagi deh ke benua asia lagi untuk mencicipi sajian asia yang sangat lezat itu. Dalam kesempatan kali ini kami akan memeberikan Rekomendasi Restoran terbaik yang menyajikan asian food di Washington D.C.

 

Bangkok 54

Dari nama restoran nya saja sudah bisa terlihat bukan menu yang akan disajikan? Tentu saja restoran ini memiliki spesialis dalam hidangan khas Thailand. Bangkok 54 ini berada di Virginia, lebih tepatnya berlokasi di 2919 Columbia Pike Arlington. Bagi kamu yang ingin makan bersama dengan keluarga kamu. Mungkin restoran ini akan sangat cocok, karena Bangkok 54 ini memiliki luas yang lumayan besar dan memiliki kesan hangat.

Jika kamu ingin bertanya menu yang menjadi andalan di restoran itu apa? Mungkin ini merupakan sebuah menu yang hampir cocok untuk semua orang. Menu tersebut adalah sticky rice with mango dengan kulitas yang tidak akan mengecewakan anda. Dengan mangga yang matang segar dan tidak lembek. Sehingga jika dipadukan dengan ketan yang berbalut saus kelapa ini akan menjadi sebuah kombinasi yang pas.

 

Spices

Mungkin ini adalah restoran yang sangat cocok bagi kamu yang kangen dengan masakan Indonesia. Dikarenakan rata rata staff yang bekerja di restoran ini berasal dari Indonesia. Dengan berbagai menu yang bisa mengingatkan anda dengan masakan rumah. Bukan hanya itu tetapi restoran ini juga menyajikan berbagai jenis menu yang menarik loh. Seperti Chinese food, vegan, hingga menu gluten free.

Dan kami ada sebuah rekomendasi dari berbagai pengalaman para pengunjung restoran ini. Jika anda datang pada malam hari cobalah untuk memesan menu yang bernama Pho bo. bagi kamu yang belum tau apa itu Pho bo, akan kami jelaskan secara singkat yaa. Pho bo itu adalah sebuah makanan khas Vietnam dengan kuah yang sangat gurih, dengan irisan daging sapi. Jadi sangat cocok jika kamu menyantapnya pada saat musim hujan. Dengan kuahnya yang hangat serta gurih tentu saja bisa menghangatkan tubuh anda seketika.

BACA JUGA: Berbagai Makanan Khas Papua Yang Sangat Nikmat Dan Unik

Rekomendasi Restoran Terbaik Yang Bisa Anda Kunjungi di Thailand

Siapa nih yang memiliki rencana buat jalan jalan ke negara Thailand? Bingung mau mampir makan di restoran mana? Tenang saja kami akan memberikan rekomendasi yang tidak akan mengecewakan untuk anda. Dengan banyaknya kuliner yang bisa anda coba di negara satu ini. Kami akan memberikan berbagai list restoran yang sudah dikenal oleh banyak orang akan nikmatnya hidangan diresto tersebut. Berikut adalah Rekomendasi Restoran Terbaik Yang Bisa Anda Kunjungi di Thailand.

 

Jeh O Chulla

Coba saja anda mencari “Mie Tom Yum Terbaik di Bangkok” di google. Sudah pasti anda akan menemukan nama restoran yang satu ini. Jeh O Chulla memiliki lokasi yang sangat strategis berada di dekat Universitas Chulalongkorn, terkenal dengan menu andalannya yaitu Mie Tom Yum Mama nya. Kelezatan mie tom yum di Jeh O Chulla ini membuat tempat makan ini bisa mendapatkan 2019 Michelin Guide.

Bukan hanya itu saja yang membuat restoran ini tidak pernah sepi dari pelanggan. Toping yang sangat melimpah dan juga rasa kuah yang sangat gurih ini menjadi perpaduan yang sangat mantap. Sehingga banyak orang yang rela untuk menunggu selama berjam jam untuk mencicipinya.

 

Krua Thara

Restoran ini merupakan sebuah restoran yang memiliki hidangan laut segar dan juga hidangan tradisional Thailand yang sangat khas. Bagi kamu yang merupakan pecinta hidangan laut, Restoran ini mungkin bisa menjadi destinasi yang wajib kamu kunjungi. Restoran ini menawarkan sebuah pengalaman bersantap yang sangat otentik khas Thailand. Dengan Hidangan laut yang segar langsung dari laut terdekat.

Banyak para wisatawan yang menjadi restoran ini sebagai destinasi utama jika ia ingin merasakan santapan hidangan laut yang otentik. Jika anda mengunjungi restoran ini jangan lupa untuk mencoba udang bakar mereka yang terkenal. Dan juga sebuah Tom Yum Goong, sup udang asam pedas khas Thailand yang menggoda selera anda.

 

Somsak Boo op

Untuk restoran yang satu ini memiliki menu andalan yang berupa Woon Sen. Yang berarti bihun dalam bahasa Thailand, hidangan ini biasanya disajikan dengan kepiting atau udang. Somsak Boo Op adalah hanya sebuah warung pinggir jalan yang menyajikan salah satu sajian woon sen terbaik di Bangkok. Yang menarik perhatian dari restoran ini adalah, restoran ini hanya di kelola hanya 1 koki saja lohh.

Jika kamu belum mengetahuinya apa sih yang ada di woon sen itu? Seporsi woon sen di restoran ini terdiri dari campuran mie kaca, seafood, dan taburan daun bawang. Jangan sampai anda lupa untuk mengunjungi restoran ini yaa jika ingin mencoba woon sen terbaik di Thailand!

BACA JUGA: Sejarah Awal Mula Makanan Tradisional Khas Thailand Tom Yam