Category: Uncategorized

Rekomendasi Restoran Chinese Terbaik di Jakarta Yang Menjadi Favorit Turis

Jakarta ini bukan hanya kota yang penuh dengan hiruk pikuk. Tetapi kota ini juga surga kuliner dengan ragam cita rasa dunia, dan salah satunya adalah masakan Chinese yang autentik. Mulai dari dim sum klasik hingga bebek Peking yang mewah. Restoran Chinese terbaik di Jakarta ini menjadi favorit bukan hanya warga lokal saja, tetapi juga para turis pecinta kuliner. Jika anda sedang berburu hidangan Chinese yang benar benar pantas untuk disantap sat di Jakarta. Kami akan memberikan sebuah Rekomendasi Restoran Chinese Terbaik di Jakarta Yang Menjadi Favorit Turis!

 

Cyrstal Jade

Crystal Jade, restoran ternama asal Singapura dengan lebih dari 80 outlet di dunia, kini resmi kembali hadir di Jakarta! Setelah sempat tutup permanen, restoran Chinese legendaris ini kembali dibuka pada September 2025 di bawah naungan GF Culinary Group. Mengusung konsep Hong Kong Kitchen yang lebih kasual, suasana restoran terasa hangat dan modern, cocok untuk santap bersama keluarga maupun rekan kerja.

Menu yang ditawarkan pun menggugah selera. Dari aneka Hong Kong dim sum, Crispy You Tiao Stuffed with Shrimp Paste, Braised Shredded Seafood with Superior Thick Soup. Hingga Sauteed Chinese Spinach with Prawn Paste & Fish Roe—semuanya tampil dengan cita rasa autentik.

 

Fat Wang

Sedang mencari sebuah restoran Chinese yang halal atau no pork anda no lard? Ayo cobain datang ke Fat Wang, meskipun hidangan yang disini tidak menggunakan babi. Tetapi cita rasa hidangan di sini sangat lezat dan variannya lengkap lohh. Mulai dari beraneka dimsum, cheong dan, roast chicken, roast duck, kwetiau, ifu mie, dan lain sebagainya.

Jika kamu datang kesini anda wajib cobain deh Cheesy Loaded Fries nya untuk menu pembukaan anda. Nahh untuk main course nya anda bisa coba Roast Duck with hainan dan Seafood Fried Rice with XO Sauce Rice. Dan jangan lupa yaa untuk memesan dessert nya sebagai makanan penutup yang lezat.

 

Claypot Popo

Rekomendasi Chinese foods selanjutnya di Jakarta yang wajib Anda coba adalah Claypot Popo, yang berlokasi di Jl. Melawai 9, No.38, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Tempat makan ini menjadi favorit banyak pecinta kuliner karena menawarkan rasa autentik dengan harga yang terjangkau, menjadikannya pilihan tepat untuk menikmati hidangan Chinese tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam.

Meski sederhana, suasana di Claypot Popo terasa nyaman dan homey. Pas untuk makan siang cepat atau santai bersama teman dan keluarga. Pilihan menunya pun cukup beragam, mulai dari olahan daging hingga telur, semua disajikan dalam claypot panas yang menggugah selera.

Beberapa menu andalan yang patut Anda coba antara lain: Claypot Sapi Cah Bawang Putih dengan aroma gurih menggoda, Claypot Siram Telur Mentah yang creamy dan kaya rasa, serta Claypot Dadar Caipoh yang unik dengan sentuhan asin-manis dari lobak asin. Perpaduan rasa yang khas dan porsi yang pas membuat pengalaman makan di sini benar-benar memuaskan.

BACA JUGA: 3 Makanan Yang Mempunyai Bau Tak Sedap,Tapi Disukai di Negara Asalnya

Rekomendasi Restoran yang Menyajikan Sajian Meksiko Terbaik di Jakarta

Siapa sih disini yang menyukai makanan khas Meksiko yang memiliki cita rasa pedas, gurih, dan penuh rempah khas mereka. Kini anda tidak perlu mencarinya jauh jauh hingga ke Amerika Latin. Sekarang di Jakarta, memiliki restoran yang menghadirkan sajian Meksiko autentik hingga modern yang siap membuatmu ketagihan. Mulai dari taco yang memiliki isian berlimpah, burrito yang mengenyangkan, hingga nachos dengan saus menggoda. Semuanya bisa dengan mudah anda nikmati di ibu kota kita lohh. Berikut merupakan Rekomendasi Restoran yang Menyajikan Sajian Meksiko Terbaik di Jakarta!

 

Picante Mexican Grill

Rekomendasi restoran Meksiko yang pertama adalah Picante Mexican Grill. Meski berada di area gedung perkantoran, restoran ini hadir dengan suasana yang ceria dan penuh warna. Interiornya dipenuhi kombinasi warna-warna cerah khas Meksiko yang langsung membangkitkan semangat. Beberapa sudutnya bahkan cukup instagrammable, membuat banyak pengunjung tak melewatkan kesempatan berfoto setelah makan.

Di sini, kamu bisa memilih beragam menu khas Meksiko seperti taco, burrito, quesadilla, dan banyak lagi. Serunya, Moms bebas memilih isian sesuai selera—mulai dari grilled chicken, grilled steak, fish, barbacoa, hingga lime basmati rice dan pinto beans. Tak hanya itu, pilihan sausnya juga beragam! Ada salsa verde, salsa roja, vinaigrette, ranch, tartar sauce, dan lainnya yang bisa dipadukan sesuai keinginan.

Setelah puas dengan menu utamanya, jangan lupa cicipi hidangan penutupnya. Salah satu yang paling favorit adalah churros—manis, renyah di luar, dan lembut di dalam. Cocok untuk menutup pengalaman makan yang seru dan penuh cita rasa!

 

Amigos Bar & Cantina

Restoran yang satu ini adalah salah satu restoran Mexico di Jakarta yang sudah berdiri sejak tahun 1979. Interior di Amigos sangat kental dengan nuansa Mexico. Dengan berbagai ornamen kaktus, roda kayu, dan kostum tradision yang menyambut tamu dengan membuat suasana Mexiconya semakin terasa. Menu menu yang ada disini sangat beragam dan prosi yang disajikan juga sangat besar. Mulai dari nachos dan fajitas yang klasik, hingga pilihan unik seperti berenjena dan chicken tortilla soup yang menggugah selera. 

Jika kamu berkunjung ke restoran ini anda wajib mencoba menu Taco nya. Kamu bisa memilih shell crispy atau soft, dengan base tortilla dari jagung atau tepung. Ada juga variasi lainnya seperti grilled dan deep-fried fish taco yang dijamin bisa bikin anda ketagihan.

BACA JUGA: Rekomendasi Restoran Chinese Terbaik di Jakarta Yang Menjadi Favorit Turis

Sejarah Bagaimana Tacos Menjadi Sebuah Simbol Budaya Meksiko

Tacos ini bukanlah sekedar makanan jalanan yang lezat khas Meksiko lohh. Di balik sebuah lipatan tortilla dan isian sederhananya, tersimpan sebuah kisah panjang tentang sejarah, identitas, dan budaya Meksiko. Dari makanan rakyat jelata hingga sekarang menjadi ikon kuliner yang sudah mendunia. Tacos telah menemani perjalanan masyarakat lokal Meksiko selama berabad – abad. Didalam setiap gigitannya mencerminkan pengaruh peradaban kuno, kolonialisme, hingga kreativitas modern. Penasaran bukan bagaiman tacos ini bisa berkembang menjadi simbol budaya yang begitu kuat? Ayoo mari kita telusuri secara mendalam!

 

Asal – Usul Taco

Sejarah taco sudah ada jauh sebelum datangnya bangsa Spanyol di Meksiko. Suku Aztec dan Maya telah menggunakan tortilla sejenis roti dari jagung sebagai wadah untuk menyantap berbagai makanan. Banyak yang menduga kata sendiri berasal dari Nahuatl (tlahco). Yang memiliki arti “di tengah” atau “di antara”, merujuk dari cara menyajikan isian yang berada di dalam tortilla. Masyarakat kuno Meksiko dulu mengisi tortilla dengan bahan sederhana seperti ikan asap, kadal, atau ulat maguey. Tortilla tidak hanya praktis, tetapi juga menjadi sebuah solusi untuk makan tanpa alat makan.

 

Evolusi Taco, Dari Jalanan ke Restoran Bintang Lima

Taco al Pastor

Siapa sangka bahwa taco al pastor ini merupakan daging babi panggang yang terinspirasi dari shawarma Lebanon? Tepatnya pada abad ke-19, imigran Lebanon membawa sebuah teknik memasak ini ke Meksiko. Daging babi kemudian dibumbui dengan rempah khas Yucatan yaitu achiote dan nanas, sehingga menciptakan sebuah perpaduan rasa yang unik.

Taco di Era Revolusi

Pada masa masa Revolusi Meksiko (1910-1920), taco ini menjadi sebuah makanan favorit para pejuang karena sangat praktis. Pedagang jalanan pun memulai menjual taco dengan isian seperti daging kambing atau jerocan. Inilah yang menjadi awal mula taco menjadi sebuah icon street food.

Lalu pada tahun 1962, Glen Bell mendirikan sebuah restoran yang bernama Taco Bell di AS. mengadaptasi taco Meksiko menjadi sebuah versi fast food. Meski banyak orang yang menganggapnya “tidak otentik”, Taco Bell berhasil memperkenalkan taco ke masyarakat secara global. Dan kini, taco hadir dalam beragam bentuk yang membuktikan bahwa Glen Bell telah berhasil membuat Taco menjadi makanan yang dikenal. Dengan sejarah singkat di atas kita mengetahui beberapa detail kecil mengapa taco ini bisa menjadi kuliner ikon Meksiko.

BACA JUGA: Rekomendasi Restoran yang Menyajikan Sajian Meksiko Terbaik di Jakarta

3 Menu Tradisional Dunia yang Dihidangkan dengan Cara Aneh

Kuliner bukan hanya soal rasa, tapi juga soal penyajian—yang terkadang bisa membuat kita tercengang! Di berbagai belahan dunia, ada menu-menu tradisional yang tak hanya unik dari segi bahan, tetapi juga dari cara penyajiannya. Ada yang digantung, dibungkus dengan teknik ekstrem, atau bahkan disajikan di wadah yang tak biasa. Bagi mereka yang memiliki rasa ingin tahu tinggi, pengalaman makan seperti ini bisa menjadi petualangan yang tak terlupakan. Mari kita telusuri tiga menu tradisional dari berbagai negara yang menyuguhkan kejutan tak terduga di atas meja makan!

 

Casu Marzu – Italia

Dijuluki sebagai “keju dengan cacing,” Casu Marzu adalah salah satu kuliner paling ekstrem di dunia, dan asalnya tak lain dari Sardinia, Italia. Terbuat dari susu domba yang sengaja dibiarkan membusuk, keju ini kemudian “dihidupkan” oleh larva lalat keju—yang justru berperan penting dalam proses fermentasinya. Hasilnya? Keju dengan tekstur super lembek dan aroma tajam yang tak mudah dilupakan.

Meskipun dilarang di banyak negara karena alasan keamanan pangan. Casu Marzu tetap diburu para pencinta kuliner ekstrem sebagai warisan tradisional yang unik. Biasanya disajikan bersama roti tipis dan segelas anggur lokal. Keju ini menawarkan pengalaman rasa yang benar-benar di luar kebiasaan—bagi yang cukup berani mencobanya!

 

Witchetty Grub – Australia

Larva besar asal Australia ini, yang dikenal dengan nama Witchetty Grub. Telah menjadi bagian dari makanan tradisional suku Aborigin selama ribuan tahun. Kaya akan protein, larva ini bisa disantap mentah atau dipanggang—dengan sensasi unik: bagian luarnya renyah saat dipanggang, sementara bagian dalamnya creamy, menyerupai telur orak-arik.

Lebih dari sekadar makanan, Witchetty Grub mencerminkan keterampilan bertahan hidup masyarakat Aborigin di lingkungan gurun yang keras, sekaligus membuktikan bahwa sumber gizi bisa datang dari tempat-tempat yang paling tak terduga.

 

1000 Tahun Telur – Tiongkok

Bayangkan saja sebuah telur yang sudah disimpan selama berbulan bulan dalam campuran tanah liat, abu, garam, kulit padi, dan kapur mentah. Bukan hanya busuk saja, tetapi telur ini sudah berubah menjadi sesuatu yang luar biasa. Inilah yang dikenal sebagai century egg atau telur seribu tahun, kuliner khas Tiongkok yang telah menarik perhatian penasaran diseluruh dunia. Telur ini bukan hanya memiliki visual yang unik, tetapi juga menawarkan cita rasa yang kompleks, gurih, tajam, dan sedikit asam.

 

BACA JUGA: Sejarah Bagaimana Tacos Menjadi Sebuah Simbol Budaya Meksiko

3 Makanan Yang Mempunyai Bau Tak Sedap,Tapi Disukai di Negara Asalnya

Pernahkah anda sekali saja mencium aroma makanan lalu dengan secara spontan mundur. Karena makanan tersebut memiliki bau yang tidak begitu sedap? Namun, menariknya sejumlah hidangan yang kita anggap menjijikkan ini justru menjadi makanan favorit di negara asalnya. Dari keju yang memiliki aroma tajam hingga makanan fermentasi khas negaranya. Kelezatan sejati ini terkadangan tersembunyi di balik bau yang tak biasa. Inilah yang menjadi sebuah bukti bahwa aroma tidak selalu menjadi cerminan rasa. Dan bahwa keberanian untuk mencicipinya bisa menjadi sebuah pintu untuk menuju pengalaman kuliner yang tak terlupakan. Kamu penasaran makanan apa saja itu ayo simak artikel ini!

 

Natto – Jepang

Makanan khas Jepang yang satu ini terbuat dari kedelai yang telah difermentasi menggunakan bakteri Bacillus subtilis. Sehingga kacang menghasilkan tekstur yang lengket berlendir dan memiliki aroma tajam yang mirip dengan amonia. Meski kebanyakan orang asing ini sangat sulit untuk menerima natto. Ternyata makanan ini telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari pola makan tradisional orang Jepang. Natto kerap seringkali dihidangkan bersama dengan nasi hangat dan kecap asin. Dan biasanya sudah menjadi menu sarapan umum di rumah rumah tangga Jepang. Walaupun natto ini mempunyai bau dan tekstur yang menjijikan. Ternyata makanan yang satu ini memiliki nilai gizi yang tinggi dan kaya akan protein, vitamin K2, serta probiotik.

 

Hakari – Islandia

Hakari ini merupakan hidangan nasional yang terkenal di Islandia. Hakari ini terbuat dari hiu Greenland yang sudah diawetkan selama beberapa minggu di bawah bebatuan dan sudah melalui proses fermentasi khusus selama kurang lebih 6 bulan. Daging hiu tersebut dibiarkan menggantung hingga menjadi kering. Hakari terbuat dari hiu Greenland yang fresh, karena hiu Greenland yang segar itu mengandung racun. Oleh karen itu, daging hiu tersebut harus melalui proses pembusukan dan pengawetan. Tetapi jika anda ingin mencobanya tetaplah hati hati, bagi yang tidak terbiasa bisa saja langsung muntah. Karena aroma pesing dari Hakari ini sangat menyengat.

 

Surstromming – Swedia

Surströmming adalah ikan haring Baltik yang difermentasi dalam kaleng selama berbulan-bulan hingga menghasilkan gas dan aroma menyengat, bahkan sering disebut sebagai makanan terbau di dunia. Meski aromanya kerap dibandingkan dengan telur busuk atau limbah, ikan ini tetap aman dikonsumsi karena kandungan garam mencegah pembusukan. Rasanya tajam dengan perpaduan asin, asam, dan sedikit pedas, sehingga biasanya disantap sebagai klamma—sandwich khas Swedia berisi roti tipis, krim asam, kentang, bawang, dan adas. Sudah ada sejak abad ke-16, surströmming tetap populer di Swedia utara dan menjadi bagian dari tradisi musim panas, bahkan dirayakan dalam festival tahunan Surströmmingspremiär—bukti bahwa bagi sebagian orang, bau menyengat bukan halangan untuk menikmati kelezatan.

BACA JUGA: 3 Menu Tradisional Dunia yang Dihidangkan dengan Cara Aneh

Rekomendasi Negara yang Memiliki Street Food Terbaik Di Dunia

Mana nih suaranya para pecinta kuliner, street food bukan sekadar makanan cepat saji biasa loh. Melainkan street food ini cerimanan kekayaan rasa dan budaya dari sebuah negara. Dari sebuah gerobak sederhana di pinggir jalan hingga pasar malam yang selalu dipenuhi pengunjung. Street food ini selalu memberikan sebuah pengalaman kuliner yang sangat autentik dan menggugah selera makan anda. Setiap negara memiliki jajanan khas dengan cita rasa unik dan khas yang mampu memikat siapa saja. Lalu negara mana saja sih yang dikenal memiliki street food terbaik di dunia? ayoo, kita cari tau bersama!

 

Istanbul – Turki

Bagi kamu yang menyukai makanan yang memiliki rasa kaya akan rempah rempah. Mungkin negara Turki tepatnya di kota Istanbul ini cocok banget buat kamu. Hampir di setiap blok jalan yang ada di Istanbul menjual street food. Jika kamu ingin tips dari kami, gampang saja usahakan untuk menghindari makanan berbahan mentah. Dan cobalah sepuas mu untuk makanan yang sudah dimasak sebelumnya saat menjajal street food di Turki ini.

Rekomendasi makanan street food yang ada di Istanbul ini. Seperti Lahmacun (pizza ala Turki), misir (jagung panggang), kokorec (sejenis kebab dengan isian daging domba). Dan juga cobalah borek (roti isi ala Turki).

 

Bangkok – Thailand

Tentu saja kota yang satu ini tidak luput untuk masuk ke dalam rekomendasi kita, Bangkok ini memang surganya jajanan enak! Selain rasanya yang nikmat harganya pun ramah di kantong, dan juga street food terbaik di kota ini juga sangat beragam. Setiap kali kita menjelajahi kuliner yang ada di Bangkok ini, selalu saja ada hal yang seru lohh. Salah satunya yang menarik perhatian itu adalah roti yang mirip martabak. Ada juga khanom buang, crepes khas Thailand yang unik. Adonan khanom buang ini terbuat dari tepung kulit telur yang telah dihancurkan secara halus. Isiian dari crepes ini pun sangat bervariasi, mulai dari abon, krim kelapa, dan serat manis kuning telur. Dan jangan lupa untuk mencoba sate-sateannya yang tidak kalah menggoda!

 

Jepang

Untuk negara yang satu ini sudah jelas bukan. Bahkan ada 3 kota di Jepang yang masuk dalam The World’s 50 Best Cities For Street Food-Obsessed Travellers 2019. Kota tersebut adalah Tokyo, Osaka, dan Fukuoka, jadi jika kamu sedang jalan jalan ke Jepang jangan lupa untuk mengunjungi ke salah satu kota tersebut yaa. Meski di Indonesia ini sudah banyak sekali jajanan khas Jepang yang bermunculan. Tetapi menikmati street food yang enak di negeri asalnya itu akan menjadi pengalaman yang luar biasa. Jadi sudah tidak heran jika, banyak wisatawan yang datang ke Jepang hanya untuk mencoba street food nya.

BACA JUGA: Roti Roti Khas Dari Berbagai Negeri Yang Nikmat Dan Lezat

5 Bumbu Rahasia Yang Biasanya Digunakan Pada Hidangan Internasional

Kamu merasa kalo masakan kamu memiliki rasa yang biasa saja? Mungkin kamu belum mengetahui bumbu rahasia yang biasanya digunakan pada hidangan Internasional ini. Di balik kelezaatan hidangan hidangan yang disajikan secara Internasioanl ini. Selalu tersimpan sebuah bumbyu rahasia yang menjadi kunci dari keunikan cita rasanya. Meski dari tampilannya tampak sederhana, bumbu-bumbu dapat mengubah sebuah masakan biasa saja. Menjadi sajian istimewa yang mencermanikan karakter khas dari setiap negara. Mulai dari aromanya yang tajam hingga rasa yang kaya dan mendalam, bumbu inilah yang menjadikan sebuah kuliner dunia begitu berkesan. Penasaran bukan bumbu rahasia apa saja yang sering digunakan dalam hidangan Internasional? Tenang saja dalam kesempatan kali ini kami akan membahas semuany, yuk di simak.

 

Mostarda

Bumbu yang kali ini memiliki berbagai variasi lohh di seluruh Italia. Namun jika anda sedang mencari versi terbaiknya dan yang paling terkenal tentu saja versi yang berasal dari Cremona. Disana, buah utuh dimasak hingga menjadi transparan. Setelah itu dibumbui dengan sirup kental yang memiliki aroma mustard yang menjadi ciri khasnya. Biasanya, bumbu ini disajikan bersama unggas panggang atau sebagai pelengkap bollito misto. Sebuah hidangan daging sapi rebus khas Italia. Anda juga dapat mengoleskannya pada roti panggang untuk membuat sebuah hidangan yang bernama crostini.

 

Chutney Inggris

Chutney Inggris ini merupakan sebuah variasi dari chutney India. Yang terbuat dari berbagai buah buahan seperti apel dan mangga yang diasamkan dengan gula dan cuka. Kemudian dimbumbui dengan rempah rempah seperti jahe, jintan, dan ketumbar. Dan terdapat bahan campuran yang berupa buah buahan kering seperti kismis, aprikot, dan prem. Bumbu ini biasanya digunakan untuk sajian dengan daging olahan dan keju. Tetapi tidak ada larangan nya jika anda ingin mencobanya untuk di hidangan lain, jadi cobalah berkreasi sendiri!

 

Gochujang

Bumbu yang satu ini merupakan bumbu khas yang berasal dari Korea. Gochujang merupakan sebuah pasta cabai merah yang difermentasi dan disimpan dalam waktu lama. Bumbu ini memiliki cita rasa pedas manis yang seimbang. Awalnya, gochujang digunakan untuk pengobatan karena khasiatnya terutama saat disajikan bersama sup ayam. Di mana ia dikenal sebagai penyembuh alami bagi perut yang lemah. Gochujang ini memiliki rasa yang kaya dan khas menjadikannya tambahan serbaguna untuk berbagai hidangan. Mulai dari rebusan tahu khas Korea hingga bumbu perendam untuk sebuah daging panggang.

BACA JUGA: Rekomendasi Negara yang Memiliki Street Food Terbaik Di Dunia

Rekomendasi Kuliner Latin yang Wajib Kalian Coba Jika Berkunjung ke Amerika Latin

Jika kamu sedang berada di Amerika Latin kamu wajib cobain nih beberapa rekomendasi kulinernya. Bukan hanya kaya akan budaya dan musik yang penuh akan semangat. Tetapi Amerika Latin ini juga menjadi sebuah surga bagi para pecinta kuliner loh. Setiap negara di kawasan ini memiliki hidangan khas dengan cita rasa yang kuat, perpaduan rempah, dan teknik memasak yang menggugah selera. Bukan hanya makanan restorannya yang menggugah selera makan anda. Makanan yang ada di jalanan sederhana juga bisa bikin kamu tergiur untuk mencobanya loh. Untuk kesempatan kali ini saya akan memberikan Rekomendasi Kuliner Latin yang Wajib Kalian Coba Jika Berkunjung ke Amerika Latin.

 

Ayam Mole

Hidangan pertama yang akan kami rekomendasi ini adalah Pollo Mole. Pollo Mole meruapakan sebuah hidangan yang mungkin terlihat sulit untuk dibuat, tetapi sebenarnya tidak begitu. Mole yang memiliki arti “saus” dalam bahasa Nahuatl adalah saus tradisional yang berasal dari Meksiko. Saus ini bisa anda sajikan dalam berbagai cara. Dan semuanya itu memiliki beberapa kesamaan, seperti cabai kering, cokelat, roti, dan berbagai rempah rempah.

Ayam mole ini biasanya disajikan saat ada sebuah acara besar. Seperti pernikahan, hari raya, dan perayaan keluarga. Hidangan yang satu ini juga sering disebut sebagai sebuah simbol perpaduan budaya asli dan Eropa di Meksiko.

 

Ceviche

Ceviche ini merupakan salah satu hidangan Amerika Latin paling populer yang dapat ditemukan di seluruh wilayah pesisir Amerika Selatan hingga Tengah. Setiap negara di Amerika memiliki versi hidangan ikan mentahnya sendiri. Tetapi jika anda bertanya negara mana yang menyajikan hidangan ikan mentah terbaik tentu saja Peru jawabannya. Karena hidangan ini berasal dari negara tersebut. Ceviche Peru biasanya terbuat dari makanan laut segar dan mentah biasanya menggunakan ikan putih yang diawetkan dalam jus jeruk. Setelah itu ikan biasnaya dicampur dengan cabai untuk menambah rasa pedas dan dihias dengan bawang bombai.

 

Taco

Jika anda berpikir bahwa taco di Meksiko adalah sekedar pancake yang berisikan daging cincang yang disajikan di negara barat. Anda salah besar! pertama-tama, taco yang ada di Meksiko ini memiliki dua jenis yang berbagai macam isian. Taco yang paling umum dan mudah ditemukan di mana mana adalah roti tortilla kecil yang terbuat dari gandum. Dengan isian seperti ayam, daging sapi, keju, atau sayuran, dan memakannya dengan tangan. Jenis yang lainnya itu super taco, roti lapis yang sangat besar. Super taco ini hadir dengan berbagai pilihan isian dan isinya bisa sangat banyak.

BACA JUGA: 5 Bumbu Rahasia Yang Biasanya Digunakan Pada Hidangan Internasional

Makanan Fermentasi yang Unik dari Berbagai Budaya Di Dunia

Di balik sebuah aroma yang tajam dan rasa yang tak biasa. Makanan fermentasi ini menyimpan sebuah kisah budaya, tradisi, dan juga kearifan lokal dari berbagai penjuru dunia. Walaupun proses fermentasi ini terlihat sangat sederhana. Tetapi menghasilkan sebuah cita rasa khas yang bukan hanya unik tapi juga sering menjadi identitas kuliner suatu daerah. Mulai dari yang memiliki rasa asam, gurih, hingga yang menantang lidah. Makanan fermentasi ini telah lama menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat lokal. Penasaran bukan, tenang saja dalam kesempatan kali ini saya akan membahas Makanan Fermentasi yang Unik dari Berbagai Budaya Di Dunia.

 

Kombucha

Kombucha adalah minuman fermentasi berbasis teh yang berasal dari Asia Timur, khususnya Tiongkok, dan telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Eropa melalui Rusia pada awal abad ke-20. Dikenal sebagai “teh jamur”, kombucha dibuat dari larutan teh hitam atau hijau yang diseduh, dicampur gula, lalu difermentasi menggunakan SCOBY—kultur simbiotik bakteri dan ragi.

Proses fermentasinya ini berlangsung antara 8 hingga 12 hari, menghasilkan minuman yang sedikit berbuih, dengan rasa khas perpaduan manis dan asam. Semakin lama difermentasi, kadar gula dalam kombucha akan berkurang, dan cita rasanya pun berubah—dari segar seperti soda probiotik menjadi tajam menyerupai cuka. Menariknya, ada penikmat yang justru menyukai rasa kombucha versi fermentasi lama ini.

Selain menyegarkan, kombucha juga dipercaya memberikan berbagai manfaat kesehatan. Kandungan probiotiknya mendukung kesehatan saluran pencernaan, sementara antioksidan dari teh dan sedikit kandungan kafeinnya menjadikannya alternatif minuman sehat yang digemari banyak orang. Karena melalui fermentasi, kombucha mengandung sedikit alkohol—umumnya di bawah 0,5% per sajian.

 

Sourdough

Untuk yang makanan satu ini merupakan roti fermentasi yang melibatkan bakteri atau ragi yang terbentuk secara alami. Ini juga biasanya disebut dengan natural yeast, yang berasal dari Swiss di tahun 3700 SM. Namun asal usul dari fermentasi adonan ini kemungkinan berasal dari Mesir pada beberapa ribu rahun sebelumnya. Walaupun ini terlihat seperti roti biasanya tapi sourdough ini memiliki sedikit rasa asam sebagai hasil dari fermentasinya.

Keunikan dari sourdough ini terletak pada bagian dalam rotinya yang memiliki rongga dengan ukuran yang cukup besar dan variatif. Ini terjadi karena adanya sebuah mikro-organisme di saat membuatnya. Selain itu juga roti ini mempunyai tekstur lembut pada bagian dalamnya. Walupun bagian kulit luar roti ini terbilang keras, namun terasa renyah.

 

Tempe

Tempe adalah makanan khas Indonesia yang dibuat melalui fermentasi biji kedelai menggunakan jamur Rhizopus oligosporus. Proses ini tidak hanya meningkatkan nilai gizi, tetapi juga membuat kedelai lebih mudah dicerna. Uniknya, tempe mengandung vitamin B12, nutrisi yang umumnya hanya ditemukan pada produk hewani, menjadikannya sumber nabati yang potensial, terutama bagi vegetarian.

Meski umumnya dibuat dari kedelai, tempe juga bisa menggunakan bahan lain seperti kacang kara, kecipir, atau kacang merah. Namun, tempe berbahan dasar kedelai tetap dianggap memiliki kualitas terbaik.

BACA JUGA: Rekomendasi Kuliner Latin yang Wajib Kalian Coba Jika Berkunjung ke Amerika Latin

Roti Roti Khas Dari Berbagai Negeri Yang Nikmat Dan Lezat

Roti ini bukan hanya sekedar makanan pelengkap saja lohh. Tetapi juga menjadi bagian dari budaya yang hidup dan berkembang di berbagai belahan dunia ini. Setiap negara memiliki jenis roti khas dengan cita rasa, tekstur, dan kisah uniknya sendiri—mulai dari yang lembut, renyah, hingga yang diperkaya dengan rempah-rempah aromatik. Ada yang dibuat dengan cara sederhana, ada pula yang diolah menggunakan teknik turun-temurun yang penuh makna. Semuanya menyuguhkan kelezatan yang sulit dilupakan. Penasaran bukan dengan roti roti khasnya bukan? Dalam kesempatan kali ini saya kana membahas Roti Roti Khas Dari Berbagai Negeri Yang Nikmat Dan Lezat.

 

Croissant – Perancis

Croissant terbuat dari adonan berlapis yang telah diberi mentega dan sedikit garam, lalu dilipat berulang kali menggunakan teknik khusus yang dikenal sebagai lamination. Proses ini menghasilkan tekstur yang renyah di luar, namun lembut dan berlapis-lapis di dalam. Setelah melalui proses pelipatan dan pendinginan, adonan dipanggang hingga permukaannya berwarna keemasan kecokelatan dan mengeluarkan aroma yang menggugah selera.

Roti ini sangat populer di Prancis dan biasanya disajikan sebagai menu sarapan bersama secangkir kopi atau teh. Kombinasi rasa gurih dari mentega dan kelembutan teksturnya membuat croissant menjadi pilihan sempurna untuk memulai hari. Tak hanya sebagai sarapan, croissant juga sering dinikmati sebagai camilan sore, diisi dengan cokelat, keju, atau bahan-bahan lain sesuai selera. Meskipun awalnya merupakan sajian khas Prancis, kini croissant telah mendunia. Di banyak negara, roti ini hadir dalam berbagai variasi—baik manis maupun asin. Dan bisa ditemukan di kafe, toko roti, hingga hotel berbintang. Popularitasnya yang meluas membuat croissant dinikmati kapan saja, tidak lagi terbatas sebagai makanan pagi saja, tetapi juga sebagai camilan mewah sepanjang hari.

 

Pretzel – Jerman

Pretzel khas Jerman adalah roti berbentuk simpul dengan rasa asin dan kulit luar yang kenyal. Pretzel tradisional biasanya disajikan dengan mustard dan dinikmati sebagai camilan atau makanan ringan.

Di Asia, pretzel hadir dengan penyesuaian rasa dan tekstur sesuai selera lokal. Teksturnya cenderung lebih empuk, dengan varian gurih seperti tambahan keju, serta varian manis yang disajikan dengan saus cokelat, taburan kayu manis dan gula, atau cocolan saus buah. Kreasi ini menjadikan pretzel lebih fleksibel dan cocok untuk berbagai preferensi rasa.

 

Naan – India

Roti Naan merupakan sebuah roti pipih yang dipanggang dalam oven tandoor yang sangat  populer di restoran India. Karena memiliki tekstur yang lembut di dalam namun sedikit renyah pada bagian luarnya. Dengan rasa yang netral menjadikannya pasangan yang sempurna untuk menikmati berbagai hidangan berempah khas India.

BACA JUGA: Makanan Fermentasi yang Unik dari Berbagai Budaya Di Dunia