
London bukan sekadar kota dengan sejarah megah dan kekayaan budaya kelas dunia. Ia juga merupakan surga kuliner yang siap menggoda setiap lidah yang singgah. Dari restoran klasik dengan cita rasa autentik hingga tempat makan modern yang penuh kreativitas dan kejutan. Kota ini menghadirkan petualangan rasa yang tak terlupakan.
Setiap sudut London seolah menyimpan kisah rasa yang unik. Mulai dari aroma rempah yang memikat di pasar jalanan hingga plating cantik di restoran bintang Michelin. Rasanya, sekali mencicipi, kamu pasti ingin kembali lagi dan lagi. Kalau kamu sedang mencari pengalaman kuliner yang benar-benar memuaskan, menggugah selera, dan pastinya bikin ketagihan. Berikut adalah tiga restoran terbaik di London yang wajib masuk ke dalam bucket list kamu.
Bake Street – Kejutan Besar dari Kafe Kecil
Terletak di Stoke Newington, Bake Street mungkin terlihat sederhana dari luar, tapi begitu kamu mencicipi menunya, ekspektasimu akan langsung melonjak. Mengusung gaya Amerika modern, kafe ini menyajikan burger juicy ala Nashville, samosa unik, dan roti isi ayam makhani khas akhir pekan yang jadi primadona. Di hari kerja, tersedia menu inti yang tak kalah lezat dan memuaskan.
Untuk pencinta makanan manis, Bake Street juga punya kejutan: kue kering renyah, es krim musiman hasil kolaborasi dengan Crabtree dan salah satu pendirinya, Feroz Gajia, serta menu paling ikonik mereka—creme brulee cookie. Kreasi pastry chef Chloe-Rose Crabtree ini terinspirasi dari Dough and Arrow di Los Angeles dan jadi alasan banyak pengunjung kembali lagi.
Story Cellar – Sentuhan Prancis di Covent Garden
Di tengah keramaian Covent Garden, Story Cellar hadir sebagai permata tersembunyi yang dipimpin oleh koki ternama Tom Sellers. Interiornya yang hangat dan elegan membawa atmosfer bistro Prancis klasik dengan sentuhan modern khas Inggris. Duduk di dekat jendela sambil memandangi jalanan berbatu dan gudang bata merah, kamu mungkin akan merasa seperti sedang berada di West Village, New York.
Menu andalannya? Ayam rotisserie yang juicy, bolognese siput di atas roti panggang, soufflé Gruyère panggang ganda, dan kerang dalam sari apel. Untuk penutup, nikmati puding roti dan mentega yang manis dan lembut, ditemani segelas anggur pilihan yang bisa dipesan per gelas berkat sistem Coravin. Cocok untuk makan malam sebelum pertunjukan atau sekadar menikmati suasana kota dengan penuh gaya.
Manteca – Surga Daging ala Italia di Shoreditch
Dengan latar seni jalanan khas Shoreditch, Manteca tampil minimalis dengan eksterior abu-abu keperakan yang nyaris tak mencolok. Tapi begitu masuk, kamu akan disambut dengan energi khas dan aroma menggoda dari dapur yang merayakan masakan Italia. Dengan konsep nose-to-tail—mengolah seluruh bagian hewan dengan keahlian tinggi. Mereka bahkan punya ruang pemotongan daging sendiri yang bisa dilihat langsung dari restoran.
Mulai makan dengan focaccia rosemary hasil pertanian liar dan sepiring charcuterie buatan sendiri. Lanjutkan dengan piring-piring kecil penuh rasa: bakso babi dan sapi, melon dengan prosciutto crudo, kerang kukus ‘nduja, ricotta dan zucchini rumahan, serta salad kacang polong berbumbu. Semua ini disusun apik untuk membuka selera sebelum tiba di hidangan utama: pasta buatan tangan yang jadi bintang di setiap kunjungan. Manteca bukan sekadar tempat makan—ini adalah destinasi kuliner yang menyajikan keberanian rasa dan ketulusan dalam setiap sajian.
BACA JUGA: Beberapa Restoran Terbaik yang Mendapatkan Michelin Stars!
Leave a Reply