
Dari meja makan keluarga hingga dapur restoran bintang lima, saus bukan sekadar pelengkap—ia adalah roh dari sebuah hidangan. Setiap tetesnya mengandung cerita, budaya, bahkan jati diri suatu bangsa. Di antara ratusan jenis saus di seluruh dunia, ada beberapa yang begitu ikonik hingga melintasi batas negara dan disukai oleh banyak budaya. Berikut ini adalah tiga saus legendaris yang telah membentuk selera global dan menjadi simbol rasa yang mendunia.
Mayonnaise – Prancis
Mayones pertama kali diciptakan oleh seorang koki asal Prancis pada tahun 1756. Sejak saat itu, saus ini telah menjadi favorit di berbagai belahan dunia dan digunakan dalam banyak hidangan selama berabad-abad.
Dalam proses pembuatannya, jenis alat yang digunakan sangat berpengaruh. Idealnya, gunakan blender bertenaga tinggi agar bahan-bahan dapat tercampur sempurna. Jika menggunakan blender berukuran besar, Anda mungkin perlu memprosesnya sedikit lebih lama agar adonan mayones bersentuhan cukup lama dengan mata pisau dan dapat mengemulsi dengan baik.
Sebaliknya, food processor berukuran kecil seringkali lebih efisien untuk membuat mayones karena memungkinkan campuran tetap dekat dengan mata pisau. Selain itu, banyak orang juga berhasil membuat mayones secara manual menggunakan pengocok—baik elektrik maupun tangan. Namun, cara ini tentu membutuhkan tenaga dan kesabaran ekstra.
Tomato Ketchup – Amerika Serikat
Saus tomat adalah saus celup paling populer di dunia. Kita bisa menemukannya hampir di mana saja—mulai dari hamburger khas Jerman hingga omurice ala Jepang. Bagi saya, saus ini selalu jadi pilihan utama untuk teman keripik, nugget ayam, dan telur orak-arik.
Meski versi kemasan mudah ditemukan, saus tomat buatan sendiri jauh lebih sehat karena mengandung gula yang lebih rendah. Hanya saja, kekurangannya adalah daya tahannya yang tidak sepanjang versi pabrikan.
Menariknya, Anda bisa membuat satu porsi saus tomat hanya dalam lima menit, atau menjadikannya bahan dasar untuk saus barbekyu. Untuk hasil terbaik, gunakan bahan segar seperti bawang bombai, bawang putih, seledri, dan tomat saring. Semua bahan ini sebaiknya dimasak perlahan selama sekitar satu jam agar rasa yang dihasilkan lebih kaya dan seimbang.
Saus tomat menawarkan kombinasi ideal antara rasa, kemudahan, dan manfaat kesehatan. Sebagai catatan, pemerintah Israel pernah melarang produk saus tomat Heinz karena kandungan tomatnya yang rendah serta penggunaan sirup jagung fruktosa tinggi yang dianggap tidak sehat.
Agrodolce
Italia memang terkenal dengan saus berbahan dasar tomat, tetapi ada satu permata tersembunyi dalam tradisi kulinernya yang tak kalah menarik: agrodolce. Saus asam manis klasik ini dibuat dari perpaduan gula dan cuka, menciptakan keseimbangan rasa yang unik dan memikat.
Agrodolce sangat serbaguna—cocok digunakan sebagai glasir untuk hidangan daging, atau dipadukan dengan bahan seperti paprika, buah-buahan, rempah-rempah, dan sayuran musiman. Rasanya yang kompleks menjadikannya pelengkap ideal untuk berbagai jenis masakan, baik modern maupun tradisional.
BACA JUGA: Etika Makan dari Berbagai Budaya yang Perlu Kalian Ketahui!
Leave a Reply